Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 17 Januari 2026
home lifestyle muslim detail berita

Calon Ibu Perlu Tahu Cara Cegah Stunting Sejak Masa Kehamilan

fajar adhitya Jum'at, 03 Februari 2023 - 22:29 WIB
Calon Ibu Perlu Tahu Cara Cegah Stunting Sejak Masa Kehamilan
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , - Stunting saat ini menjadi perhatian pemerintah di bidang kesehatan. Kondisi ini merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang.

Dokter Spesialis Anak RS UNS dr. Maria Galuh K.S., Sp.A.,M.Kes menjelaskan, stunting disebabkan kekurangan gizi kronik. Seringkali, kekurangan gizi berasal dari keluarga dari kalangan sosio ekonomi rendah.

Asupan nutrisi dan kesehatan ibu yang buruk, riwayat sakit berulang, dan praktik pemberian makan pada bayi dan anak yang tidak tepat juga faktor lainnya penyebab stunting. Sebelum mendiagnosis si anak menderita stunting, orang tua perlu melihat parameter yang lain.

Baca juga: Cegah Stunting, Berikut Rekomendasi Protein Hewani untuk Ibu Hamil dan Bayi

“Karena dengan melihat parameter yang lain, ketika si anak memang menderita stunting akan menambah referensi kita bahwa stunting tersebut terjadi karena nutrisi atau karena hal yang lain. Dengan demikian, kita dapat memberikan penanganan lanjutan yang tepat,” kata dokter Maria dalam agenda Satu Jam Lebih Dekat dengan tema Yuk Gunting Poni: Cegah Stunting dengan Protein Hewani belum lama ini.

Dokter Maria menambahkan bahwa stunting dapat memberikan dampak jangka panjang dan pendek. Dampak jangka pendek seperti meningkatkan angka kesakitan dan kematian serta risiko menderita berbagai penyakit infeksi.

Adapun dampak jangka panjang yakni menurunkan kemampuan kognitif dan rendahnya Intelligence Quotient (IQ) dan kapasitas fisik.

Lantas, bagaimana cara mencegah stunting?

Para calon ibu harus memperhatikan kesehatan sejak masa kehamilan. Cara mencegah stunting dengan rutin mengontrol kehamilan untuk ibu hamil.

Baca juga: Kemenkes Kejar Penanganan Stunting dengan Antropometri di Posyandu

Cara berikutnya adalah memberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang bervariasi secara tepat waktu, adekuat, aman dan higienis.

MPASI harus mengandung sumber karbohidrat 35-55% dari total kebutuhan kalori, memprioritaskan pemberian protein hewani 10-15%, sumber lemak 30-45%, dan sayur atau buah sedikit saja sebagai pengenalan.

Rutin menimbang berat badan (BB) dan mengukur panjang atau tinggi badan (TB) dan lingkar kepala dengan cara yang benar setiap bulannya, serta memperhatikan durasi tidur anak yang harus sesuai usianya. Lebih lanjut juga memberikan ASI eksklusif selama enam bulan.

“Kemudian memperhatikan aktivitas fisik sesuai usia. Serta jika kenaikan berat badan anak tidak adekuat, maka segera lah berkonsultasi ke dokter,” terang dr. Maria Galuh dilansir laman resmi UNS.

Asupan makanan yang mengandung protein hewani penting untuk mencegah stunting karena mengandung asam amino esensial yang lengkap dan berkualitas tinggi. Protein hewani tidak hanya efektif memperbaiki kualitas makanan.

Baca juga: Cegah Stunting, Unair dan Kampus se-Jatim Hadirkan Program Desa Emas

“Tetapi juga status gizi, serta luaran kesehatan lain seperti pertumbuhan, fungsi kognitif, aktifitas fisik, dan performa sekolah di negara berkembang. Pastikan setiap kali makan, selalu ada sumber protein hewani untuk mencegah stunting,” jelas dr. Maria Galuh.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 17 Januari 2026
Imsak
04:18
Shubuh
04:28
Dhuhur
12:06
Ashar
15:30
Maghrib
18:19
Isya
19:33
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan