Teknologi AI ChatGPT Diklaim Permudah Urusan Kerja Manusia
Mahmuda attar hussein
Rabu, 15 Februari 2023 - 11:40 WIB
Ilustrasi OpenAI. (Foto: The Times)
Kehadiran teknologi kecerdasan buatan (AI) ChatGPT, kian meresahkan karena dinilai dapat menggantikan posisi manusia dalam hal pekerjaan. Padahal, sebetulnya tidak demikian.
ChatGPT OpenAI merupakan sebuah situs web kecerdasan buatan. Dalam hal ini, manusia bisa menggunakannya untuk membuat artikel, tulisan, bertanya hal, dan sebagainya.
Periset ekonomi McKinsey Global Institute, Anu Madgavkar mengatakan, teknologi AI justru dapat memberikan kemudahan untuk kerja manusia. Sehingga urusan teknologi ini mesti dimanfaatkan dengan bijak.
Baca Juga:OpenAI Bayar Rendah Buruh Asal Kenya Kembangkan ChatGPT
Teknologi ini bila dimanfaatkan dengan baik justru dapat membantu banyak pekerjaan dalam sebuah industri, termasuk dalam pendidikan dan kerja perusahaan. "Ini hampir seperti peningkatan produktivitas yang mungkin didapat dari beberapa pekerjaan ini," kata Anu, dilansir dari Insider, Rabu (15/2/2023).
Menurutnya, ChatGPT tidak akan menggantikan pekerjaan manusia dalam waktu dekat. Sebaliknya, teknologi AI tersebut bisa memudahkan pekerjaan, karena fungsinya yang mengesankan.
Tampilan situsnya berkonsep chatbot AI, di mana pengguna bisa bertanya dan memerintahkannya untuk memberi penjelasan maupun membuat sebuah karya tulis, dan pekerjaan lainnya.
ChatGPT OpenAI merupakan sebuah situs web kecerdasan buatan. Dalam hal ini, manusia bisa menggunakannya untuk membuat artikel, tulisan, bertanya hal, dan sebagainya.
Periset ekonomi McKinsey Global Institute, Anu Madgavkar mengatakan, teknologi AI justru dapat memberikan kemudahan untuk kerja manusia. Sehingga urusan teknologi ini mesti dimanfaatkan dengan bijak.
Baca Juga:OpenAI Bayar Rendah Buruh Asal Kenya Kembangkan ChatGPT
Teknologi ini bila dimanfaatkan dengan baik justru dapat membantu banyak pekerjaan dalam sebuah industri, termasuk dalam pendidikan dan kerja perusahaan. "Ini hampir seperti peningkatan produktivitas yang mungkin didapat dari beberapa pekerjaan ini," kata Anu, dilansir dari Insider, Rabu (15/2/2023).
Menurutnya, ChatGPT tidak akan menggantikan pekerjaan manusia dalam waktu dekat. Sebaliknya, teknologi AI tersebut bisa memudahkan pekerjaan, karena fungsinya yang mengesankan.
Tampilan situsnya berkonsep chatbot AI, di mana pengguna bisa bertanya dan memerintahkannya untuk memberi penjelasan maupun membuat sebuah karya tulis, dan pekerjaan lainnya.