Muhammadiyah Dirikan Rumah Sakit Lapangan di Hatay Turki
Fajar adhitya
Kamis, 16 Februari 2023 - 10:20 WIB
Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah mendirikan tenda rumah sakit lapangan di Provinsi Hatay, Turki. Foto: Istimewa.
Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah mendirikan tenda rumah sakit lapangan untuk memulihkan para penyintas gempa Magnitudo 7,8 di Turki. EMT Muhammadiyah tergabung dalam Indonesian Emergency Medical Team (INA-EMT) mendapatkan mandat pada bagian layanan kesehatan.
Tim EMT Muhammadiyah tiba di Adana, Turki pada Senin kemarin. Pagi hari Selasa (14/2/2023), tim gabungan INA-EMT yang beranggotakan organisasi pemerintah, masyararat, dan profesi ini melakukan pengarahan terlebih dahulu sebelum kemudian bergeser ke Hassa, Provinsi Hatay.
Baca juga: Erdogan Lafalkan Azan dan Beri Nama Bayi Korban Gempa
Huda Khairun Nahar, Koordinator Logistik EMT Muhammadiyah menerangkan, setelah proses penurunan barang, tim kemudian mendirikan tenda-tenda yang akan dipergunakan sebagai rumah sakit lapangan. Keberadaan rumah sakit lapangan ini diharapkan dapat segera melayani warga yang terdampak gempa.
"Saat ini kami sudah berada di Haza, Provinsi Hatay, Turki. Untuk barang juga sudah sampai, insyaAllah kami hari ini 'loading' untuk menurunkan barang dan juga membuat tenda,” katanya dalam siaran pers, Rabu (15/2/2023).
“Harapannya besok sudah bisa mendirikan rumah sakit lapangan yang sedang disiapkan tempatnya di sebelah sana. Mudah-mudahan besok siang untuk rawat jalan sudah bisa beroperasi, sedangkan rawat inap dan ruang operasi akan kami siapkan 2 hari ke depan," jelas Huda.
Tri Julia Wulandari yang juga merupakan Staf Administrasi KL Lazismu PCIM Turki menyebutkan, pihaknya juga turut membantu EMT Muhammadiyah di lokasi. Sebelumnya, relawan KL Lazismu PCIM Turki juga mengikuti pengarahan yang disampaikan oleh Dr. Lalu Muhamad Iqbal.
Tim EMT Muhammadiyah tiba di Adana, Turki pada Senin kemarin. Pagi hari Selasa (14/2/2023), tim gabungan INA-EMT yang beranggotakan organisasi pemerintah, masyararat, dan profesi ini melakukan pengarahan terlebih dahulu sebelum kemudian bergeser ke Hassa, Provinsi Hatay.
Baca juga: Erdogan Lafalkan Azan dan Beri Nama Bayi Korban Gempa
Huda Khairun Nahar, Koordinator Logistik EMT Muhammadiyah menerangkan, setelah proses penurunan barang, tim kemudian mendirikan tenda-tenda yang akan dipergunakan sebagai rumah sakit lapangan. Keberadaan rumah sakit lapangan ini diharapkan dapat segera melayani warga yang terdampak gempa.
"Saat ini kami sudah berada di Haza, Provinsi Hatay, Turki. Untuk barang juga sudah sampai, insyaAllah kami hari ini 'loading' untuk menurunkan barang dan juga membuat tenda,” katanya dalam siaran pers, Rabu (15/2/2023).
“Harapannya besok sudah bisa mendirikan rumah sakit lapangan yang sedang disiapkan tempatnya di sebelah sana. Mudah-mudahan besok siang untuk rawat jalan sudah bisa beroperasi, sedangkan rawat inap dan ruang operasi akan kami siapkan 2 hari ke depan," jelas Huda.
Tri Julia Wulandari yang juga merupakan Staf Administrasi KL Lazismu PCIM Turki menyebutkan, pihaknya juga turut membantu EMT Muhammadiyah di lokasi. Sebelumnya, relawan KL Lazismu PCIM Turki juga mengikuti pengarahan yang disampaikan oleh Dr. Lalu Muhamad Iqbal.