Begini Cara Memiliki Keturunan Shalih dan Shalihah, Mau?
Muhajirin
Kamis, 26 Agustus 2021 - 10:05 WIB
Ilustrasi mengajarkan kebaikan kepada anak setiap waktu agar lahir generasi shalih dan shalihah. Foto: Langit7.id/iStock
Dai kondang sekaligus pendiri Quantum Akhyar Institute, Ustadz Adi Hidayat (UAH), menjelaskan, Al-Qur’an telah memberikan petunjuk tata-cara mendidik anak agar tumbuh menjadi shalih dan shalihah. Pendidikan anak merupakan tanggung jawab ayah dan ibu.
Orang tua harus berkolaborasi mendidik anak agar tumbuh menjadi hamba Allah Ta’ala yang shalih dan shalihah. Mendidik anak merupakan perintah Al-Qur’an yang termaktub dalam surah At-Tahrim ayat 6.
Baca Juga:Tips Agar Keluarga Tetap Kokoh di Era Industri 4.0
Allah Ta’ala berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”
Dalam ayat tersebut, Allah Ta’ala secara khusus memanggil orang-orang beriman agar tidak egois dalam menjalankan ketaatan. Orang beriman diperintahkan menjaga diri mereka dari api neraka dan melindungi semua keluarganya.
“Sama seperti peduli pada diri sendiri, maka pedulilah kepada keluarga kita. Ketika anda tidak memperhatikan mereka, maka anda telah tega meninggalkan ketika mereka terancam dengan neraka. Maka sayangi diri anda dan keluarga anda seperti anda menyayangi diri anda sendiri,” kata UAH melalui kanal youtube Adi Hidayat Official, Rabu (25/8/2021).
Baca Juga:Jangan Childfree, Keturunan Bukti Keharmonisan Keluarga
Orang tua harus berkolaborasi mendidik anak agar tumbuh menjadi hamba Allah Ta’ala yang shalih dan shalihah. Mendidik anak merupakan perintah Al-Qur’an yang termaktub dalam surah At-Tahrim ayat 6.
Baca Juga:Tips Agar Keluarga Tetap Kokoh di Era Industri 4.0
Allah Ta’ala berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”
Dalam ayat tersebut, Allah Ta’ala secara khusus memanggil orang-orang beriman agar tidak egois dalam menjalankan ketaatan. Orang beriman diperintahkan menjaga diri mereka dari api neraka dan melindungi semua keluarganya.
“Sama seperti peduli pada diri sendiri, maka pedulilah kepada keluarga kita. Ketika anda tidak memperhatikan mereka, maka anda telah tega meninggalkan ketika mereka terancam dengan neraka. Maka sayangi diri anda dan keluarga anda seperti anda menyayangi diri anda sendiri,” kata UAH melalui kanal youtube Adi Hidayat Official, Rabu (25/8/2021).
Baca Juga:Jangan Childfree, Keturunan Bukti Keharmonisan Keluarga