Mengenal Buraq, Kendaraan Rasulullah SAW dalam Peristiwa Isra Mi'raj
Mahmuda attar hussein
Sabtu, 18 Februari 2023 - 11:03 WIB
Ilustrasi buraq, kendaraan Rasulullah SAW dalam peristiwa Isra Miraj. (Foto: Pixabay)
Rasulullah SAW menggunakan hewan tunggangan Buraq dalam peristiwaIsra Mi'raj. Buraq ini memiliki gerak kecepatan secepat kilat.
Allah SWT berfirman, "Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat." (QS. Al Isra: 1).
Pendakwah Ustaz Adi Hidayat (UAH) menjelaskan, Nabi Muhammad SAW melakukan perjalan (Isra) secepat kilat hanya dalam waktu semalam.
Baca Juga:Zulhas: Isra Mi'raj Momentum Politisi Istikamah Perjuangkan Persatuan Bangsa
"Dikatakan secepat kilat, karena Rasulullah bisa berpindah dari Masjidil Haram di kota Mekah ke Masjidil Aqsa di Palestina hanya dalam waktu satu malam,"kata UAH dalam penggalan kajiannya, dikutip Sabtu (18/2/2023).
Adapun sesuatu yang bergerak secepat kilat dalam bahasa Arab itu disebut barqun. Kilat itu bermakna perjalanan yang sangat cepat.
"Ketika barqun menjadi tunggangan dan dipraktikan untuk mencapai suatu tujuan tertentu secepat kilat, maka berubah kalimatnya dari barqun menjadi buraqun (buraq),"ujarnya.
Allah SWT berfirman, "Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat." (QS. Al Isra: 1).
Pendakwah Ustaz Adi Hidayat (UAH) menjelaskan, Nabi Muhammad SAW melakukan perjalan (Isra) secepat kilat hanya dalam waktu semalam.
Baca Juga:Zulhas: Isra Mi'raj Momentum Politisi Istikamah Perjuangkan Persatuan Bangsa
"Dikatakan secepat kilat, karena Rasulullah bisa berpindah dari Masjidil Haram di kota Mekah ke Masjidil Aqsa di Palestina hanya dalam waktu satu malam,"kata UAH dalam penggalan kajiannya, dikutip Sabtu (18/2/2023).
Adapun sesuatu yang bergerak secepat kilat dalam bahasa Arab itu disebut barqun. Kilat itu bermakna perjalanan yang sangat cepat.
"Ketika barqun menjadi tunggangan dan dipraktikan untuk mencapai suatu tujuan tertentu secepat kilat, maka berubah kalimatnya dari barqun menjadi buraqun (buraq),"ujarnya.