home edukasi & pesantren

Refleksi Isra Mi’raj, Kejayaan Peradaban Islam Harus Dikembalikan

Ahad, 19 Februari 2023 - 21:40 WIB
ilustrasi baitul maqdis (foto: langit7.id/istock)
Ketua PP Muhammadiyah, Saad Ibrahim, mengatakan, menilai momentum peringatan Isra Mi’raj harus menjadi upaya membangkitkan kembali kejayaan peradaban Islam. Peradaban Islam pernah berjaya selama 800 tahun.

“Pemantik lahirnya peradaban emas umat Islam, salah satunya adalah keterbukaan dan interaksi dengan karya-karya filsafat dari Yunani dan Persia,” kata Saad dalam kajian PP Muhammadiyah bertema Reaktualisasi Isra Mi’raj dalam Membangun Peradaban Utama, Sabtu (18/2/2023).

Pada masa itu, Islam tampil unggul dalam penguasaan sains, ilmu pengetahuan, filsafat, dan teknologi saat Barat masih berada dalam masa kegelapan. Kejayaan itu lahir karena pemahaman umat Islam terhadap perintah Iqra’ dalam Surah Al Alaq ayat pertama.

Baca Juga:Bisakah Peristiwa Isra Miraj Dipahami dengan Perspektif Sains?

Selain itu, usaha membangun peradaban umat Islam tersebut dipandu oleh akidah tauhid, Al Qur’an, dan sunah. Penemuan-penemuan ilmu pengetahuan diperkaya oleh tuntunan wahyu dan akidah tauhid, sehingga membawa sifat peradaban yang rahmatan lil-alamin.

Urutan struktur pemahaman wujud (ontology) Yunani yang terdiri dari alam semesta, dewa, manusia, dan materi digantikan oleh struktur ontologis Islam. Ontologis Islam itu terdiri dari Tuhan (wahyu), manusia, amal shalih, dan alam semesta.

“Apa yang ditawarkan dunia Yunani kita ambil, selektif dihubungkan dengan perintah Alla dati iqra’ bismi-rabbikalladzi khalaqa (Bacalah dengan nama Tuhanmu Yang Maha Pencipta),” kata Saad.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
peradaban islam isra mi'raj peringatan isra mi'raj hikmah isra mi'raj
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya