Menurut Prof Amany, shalat memiliki makna yang lebih dari sekadar ritual keagamaan, tetapi juga sebagai jalan untuk membangun ketahanan mental dan spiritual yang kokoh, terutama di tengah tantangan kehidupan modern.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pesan terpenting dari Isra Miraj adalah menegakkan salat, yang menjadi oleh-oleh utama Rasulullah saw dari peristiwa suci tersebut.
Ketua PP Muhammadiyah, Saad Ibrahim, mengatakan, menilai momentum peringatan Isra Miraj harus menjadi upaya membangkitkan kembali kejayaan peradaban Islam.
Syekh Wahbah Az Zuhaili dalam Tafsir Al Munir menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan Masjidil Haram adalah Tanah Haram secara keseluruhan. Karena Tanah Haram juga mencakup masjid, dan semua Tanah Haram adalah masjid.
Peneliti Insists, Budi Handrianto, menjelaskan, peristiwa Isra Miraj merupakan mukjizat Nabi Muhammad SAW. Ia sering diragukan karena diklaim tidak sesuai fakta sains.
Pendiri Sirah Community Indonesia (SCI), Ustadz Asep Sobari, mengungkapkan, ada dua ayat Al-Quran yang menjelaskan tentang peristiwa Isra Miraj. Dua ayat tersebut menjelaskan tentang makna yang terkandung dalam peristiwa Isra dan Miraj.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan peristiwa Isra Miraj adalah tonggak dari lahirnya ibadah salat lima waktu, inti kepatuhan dari kesalehan individual dan sosial.
Salah satu tonggak sejarah dalam perjalanan juang Rasulullah SAW mengemban amanah dakwah adalah peristiwa Isra dan Miraj. Isra berarti perjalanan di malam hari. Sedangkan Miraj berarti perjalanan ke atas (vertical journey).
Salah satu kisah Isra Mi'raj dalam Al-Qur'an adalah Surat Al Isra ayat 1. Ayat ini menjelaskan tentang Isra nya Nabi Muhammad dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa atau Baitul Maqdis pada malam hari.
Ada beberapa perjalanan yang dilakukan Nabi sebelum beliau mendapatkan perintah salat. Perjalanan ini pun memiliki hikmah yang perlu diimani kaum muslimin.