Segitiga Pemberdayaan Sosial Dompet Dhuafa Angkat Derajat Masyarakat Miskin
Fajar adhitya
Rabu, 22 Februari 2023 - 17:01 WIB
Dompet Dhuafa menggelar diskusi Peran Filantropi dalam Kemiskinan serta Digitalisasi di Dunia Filantropi di Jakarta, Rabu (22/2/2023). Foto: Suandri Ansah/Langit7.
Zakat bukan hanya tentang menunaikan kewajiban, namun juga memiliki peran penting dalam upaya pengentasan kemiskinan. Melalui pengumpulan dan distribusi yang tepat, zakat bisa mengangkat derajat kelompokdhuafa.
Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Dompet Dhuafa, Haryo Mojopahit mengatakan, Dompet Dhuafa (DD) menerapkan metode segitiga pemberdayaan sosial dalam mengelola himpunan dana zakat. Jadi mustahik tidak hanya diberi haknya secara tunai, tapi juga diberdayakan melalui sejumlah program dan kebijakan.
Baca juga: MUI Ingatkan Bahaya Pengelola Zakat Tak Amanah
"Kita berharap Dompet Dhuafa punya kontribusi mengurangi kemiskinan lewat segitiga pemberdayaan ini," kata Haryo dalam Talkshow Peran Filantropi Dalam Kemiskinan Serta Digitalisasi di Dunia Filantropi, Rabu (22/2/2023) di Jakarta Pusat.
Haryo menjelaskan, segitiga pemberdayaan ini terdiri dari tiga aspek, yakni pemberdayaan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan advokasi. Ketiganya saling melengkapi satu sama lain.
Pemberdayaan sosial adalah langkah paling dasar yang sifatnya kedaruratan dalam menyelamatkan masyarakat miskin dan ekonomi rentan. Pada aspek ini, Haryo menggambarkan "mustahik langsung diberi ikan".
"Nanti kalau ingin bisa memancing, maka ada program pemberdayaan ekonomi. Jadi dia (mustahik) bisa mencukupi kebutuhan sendiri, menghilangkan kedaruratan sendiri," imbuh Haryo.
Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Dompet Dhuafa, Haryo Mojopahit mengatakan, Dompet Dhuafa (DD) menerapkan metode segitiga pemberdayaan sosial dalam mengelola himpunan dana zakat. Jadi mustahik tidak hanya diberi haknya secara tunai, tapi juga diberdayakan melalui sejumlah program dan kebijakan.
Baca juga: MUI Ingatkan Bahaya Pengelola Zakat Tak Amanah
"Kita berharap Dompet Dhuafa punya kontribusi mengurangi kemiskinan lewat segitiga pemberdayaan ini," kata Haryo dalam Talkshow Peran Filantropi Dalam Kemiskinan Serta Digitalisasi di Dunia Filantropi, Rabu (22/2/2023) di Jakarta Pusat.
Haryo menjelaskan, segitiga pemberdayaan ini terdiri dari tiga aspek, yakni pemberdayaan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan advokasi. Ketiganya saling melengkapi satu sama lain.
Pemberdayaan sosial adalah langkah paling dasar yang sifatnya kedaruratan dalam menyelamatkan masyarakat miskin dan ekonomi rentan. Pada aspek ini, Haryo menggambarkan "mustahik langsung diberi ikan".
"Nanti kalau ingin bisa memancing, maka ada program pemberdayaan ekonomi. Jadi dia (mustahik) bisa mencukupi kebutuhan sendiri, menghilangkan kedaruratan sendiri," imbuh Haryo.