Puasa Sunnah Kamis Terakhir Jelang Ramadhan
Fajar adhitya
Rabu, 15 Maret 2023 - 11:05 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Puasa sunnah Senin-Kamis mengandung banyak keutamaan menghapus dosa dan meninggikan derajat. Pada dua hari tersebut amalan manusia dilaporkan kepada Allah sehingga dianjurkan untuk berpuasa.
Bagi Sahabat Langit7 yang ingin menjalankan puasa sunnah, maka hari Kamis (16/3) merupakan hari terakhir. Pasalnya, Kementerian Agama (Kemenag) RI akan menggelar sidang isbat pada Rabu, 22 Maret pekan depan untuk menentukan kapan awal Ramadhan 1444 Hijriah.
Sementara Muhammadiyah telah mengumumkan awal Ramadhan 1444 Hijriah jatuh pada Kamis23 Maret 2023. Bagi yang terbiasa puasa Senin-Kamis dianjurkan melazimkan puasanya pada esok hari.
Baca Juga:Wajib Tahu, 9 Macam Orang Ini Dibolehkan Tidak Puasa Ramadhan
Mengutip Islamqa.info, Rabu (15/3/2023), tidak mengapa bagi orang yang terbiasa berpuasa sunnah melanjutkan amalannya meski telah memasuki atau lewat pertengahan Sya’ban. Seperti seseorang yang terbiasa puasa Senin dan Kami, maka dia boleh berpuasa.
An-Nawawi rahimahullah mengatakan, “Sabda Nabi sallallahu’alaihi wa sallam “Jangan mendahului Ramadan dengan berpuasa sehari atau dua hari (sebelumnya). Kecuali seseorang yang terbiasa berpuasa, maka (tidak mengapa) berpuasalah.”
Di dalamya ada larangan jelas menyambut Ramadan dengan berpuasa sehari atau dua hari sebelumnya. Bagi orang yang tidak terbiasa berpuasa atau melanjutkan puasa sebelumnya. Kalau tidak melanjutkan dan bertepatan dengan kebiasannya, maka hal itu diharamkan.
Bagi Sahabat Langit7 yang ingin menjalankan puasa sunnah, maka hari Kamis (16/3) merupakan hari terakhir. Pasalnya, Kementerian Agama (Kemenag) RI akan menggelar sidang isbat pada Rabu, 22 Maret pekan depan untuk menentukan kapan awal Ramadhan 1444 Hijriah.
Sementara Muhammadiyah telah mengumumkan awal Ramadhan 1444 Hijriah jatuh pada Kamis23 Maret 2023. Bagi yang terbiasa puasa Senin-Kamis dianjurkan melazimkan puasanya pada esok hari.
Baca Juga:Wajib Tahu, 9 Macam Orang Ini Dibolehkan Tidak Puasa Ramadhan
Mengutip Islamqa.info, Rabu (15/3/2023), tidak mengapa bagi orang yang terbiasa berpuasa sunnah melanjutkan amalannya meski telah memasuki atau lewat pertengahan Sya’ban. Seperti seseorang yang terbiasa puasa Senin dan Kami, maka dia boleh berpuasa.
An-Nawawi rahimahullah mengatakan, “Sabda Nabi sallallahu’alaihi wa sallam “Jangan mendahului Ramadan dengan berpuasa sehari atau dua hari (sebelumnya). Kecuali seseorang yang terbiasa berpuasa, maka (tidak mengapa) berpuasalah.”
Di dalamya ada larangan jelas menyambut Ramadan dengan berpuasa sehari atau dua hari sebelumnya. Bagi orang yang tidak terbiasa berpuasa atau melanjutkan puasa sebelumnya. Kalau tidak melanjutkan dan bertepatan dengan kebiasannya, maka hal itu diharamkan.