Gerakan Wakaf Indonesia akan Jadi Motor Penggerak Perekonomian
Muhajirin
Kamis, 16 Maret 2023 - 17:40 WIB
Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Maruf Amin (Foto: Istimewa)
Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mendukung gerakan wakaf Indonesia yang baru saja diluncurkan, sebab berpotensimenjadi motor penggerak ekonomi masyarakat. Sebagian masyarakat Indonesia, kerap kali melakukan wakaf sebagai bagian dari ibadah.
Terbukti, seringnya masyarakat melakukan wakaf,membuat Indonesia menempati peringkat teratas negara paling dermawan di dunia menurut World Giving Index 2022 dengan indeks sebesar 68 persen.
“Saya bersyukur ketika ada wakaf di Tebuireng ini. Menurut saya itu jadi motor penggerak wakaf Indonesia,” ujar Wapres pada Peluncuran Gerakan Wakaf Indonesia yang diselenggarakan di SMA Trensains Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Rabu (15/3/2023).
Baca Juga:Wapres: Indonesia Siap Kerjasama Sektor Ekonomi Syariah di Kyoto
Menurut Wapres, gerakan wakaf Indonesia perlu dikembangkan secara masif ke depan, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengingat potensi gerakan wakaf Indonesia yang dapat dioptimalkan untuk mendukung berbagai pilar perekonomian.
“Saya inginkan ada gerakan wakaf yang masif yang dahsyat. Kita memang perlu membiayai pendakwah kita, pendidikan kita dan memang itu harus dari wakaf yang dikembangkan,” pesan Wapres.
Sebagai upaya mendorong kemajuan wakaf di seluruh penjuru wilayah Indonesia, Wapres pun menginstruksikan dibentuknya Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), sehingga gerakan wakaf Indonesia dapat dilakukan secara serentak di seluruh pelosok tanah air.
Terbukti, seringnya masyarakat melakukan wakaf,membuat Indonesia menempati peringkat teratas negara paling dermawan di dunia menurut World Giving Index 2022 dengan indeks sebesar 68 persen.
“Saya bersyukur ketika ada wakaf di Tebuireng ini. Menurut saya itu jadi motor penggerak wakaf Indonesia,” ujar Wapres pada Peluncuran Gerakan Wakaf Indonesia yang diselenggarakan di SMA Trensains Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Rabu (15/3/2023).
Baca Juga:Wapres: Indonesia Siap Kerjasama Sektor Ekonomi Syariah di Kyoto
Menurut Wapres, gerakan wakaf Indonesia perlu dikembangkan secara masif ke depan, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengingat potensi gerakan wakaf Indonesia yang dapat dioptimalkan untuk mendukung berbagai pilar perekonomian.
“Saya inginkan ada gerakan wakaf yang masif yang dahsyat. Kita memang perlu membiayai pendakwah kita, pendidikan kita dan memang itu harus dari wakaf yang dikembangkan,” pesan Wapres.
Sebagai upaya mendorong kemajuan wakaf di seluruh penjuru wilayah Indonesia, Wapres pun menginstruksikan dibentuknya Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), sehingga gerakan wakaf Indonesia dapat dilakukan secara serentak di seluruh pelosok tanah air.