home edukasi & pesantren

Muslim Amerika dan Islamofobia

Kamis, 16 Maret 2023 - 14:20 WIB
Unjuk rasa menentang islamofobia (Foto: Istimewa)
Isu Islamofobia bukan lagi hal baru dan telah berkali-kali disampaikan dalam berbagai kesempatan, baik melalui ceramah-ceramah, seminar dan konferensi, maupun tulisan-tulisan di berbagai media. Isunya memang selalu ada (eksis) dan nyata (real). Bahkan, terasa tak pernah terhenti dan terus menerus hadir di tengah perjalanan dakwah dan keislaman di Amerika dan dunia.

Tulisan ini kembali hadir karena kita sedang memperingati Hari anti Islamofobia (Day to combat Islamophobia) pada tanggal 15 Maret dengan diadopsinya sebuah resolusi Sidang Majelis Umum PBB tentang hal ini. Untuk memperingati lahirnya resolusi yang dimaksud, masyarakat Muslim Amerika akan mengadakan rangkaian acara selama tiga hari, dari tanggal 15 hingga 18 Maret 2023 mendatang.

Acara yang akan menghadirkan tokoh-tokoh nasional Muslim Amerika, Kongres dan Senator, serta tokoh-tokoh agama Islam dan agama lain yang sejalan (like-minded) di St Louis Missouri. Hari Kamis, 15 Maret nanti akan diadakan berbagai acara secara virtual yang dapat diikuti oleh masyarakat luas secara global. Lalu, pada tanggal 17 Maret akan dilangsungkan khutbah secara serempak dengan tema bahaya Islamofobia di berbagai Masjid-masjid di seluruh Amerika dan akan ditutup dengan acara puncak dengan seminar seharian tentang Islamofobia pada hari Sabtu, tanggal 18 Maret 2023.

Baca Juga:Imam Shamsi Ali: Ada Upaya Penggiringan Opini Islamofobia Hanya Mitos

Kebetulan saya juga akan hadir sebagai salah seorang pembicara (speaker) di berbagai acara-acara yang dimaksud.

Fakta-fakta Islamofobia

Ada upaya-upaya penggiringan opini jika Islamofobia itu adalah mitos yang dibesarkan lalu tumbuh menjadi seolah sebuah realita. Bahkan, lebih jahat lagi kejahatan kepada Komunitas Muslim ini berusaha dibalik (twisted) seolah Umat Islam-lah sebagai pelaku dari berbagai kekerasan dan kejahatan. Umat Islam oleh media massa umumnya ditampilkan sebagai pelaku (perpetrators) berbagai kebencian dan kejahatan, bahkan ancaman (threat) kepada orang lain.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
cendekiawan muslim amerika serikat islamofobia
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya