5 Ragam Doa Buka Puasa, Semua Shahih untuk Dibaca Saat Berbuka
Muhajirin
Jum'at, 24 Maret 2023 - 13:00 WIB
Ilustrasi buka puasa bersama (Foto: langit7.id/istock)
Buka puasa merupakan waktu istijabah di mana doa kita berpeluang lebih besar dikabulkan Allah SWT. Hal ini berdasarkan hadits berikut:
ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ: الْإِمَامُ الْعَادِلُ وَالصَّائِمُ حِينَ يُفْطِرُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ يَرْفَعُهَا فَوْقَ الْغَمَامِ وَتُفَتَّحُ لَهَا أَبْوَابُ السَّمَاءِ
“Tiga orang yang doanya tidak tertolak: seorang pemimpin yang adil, seorang yang berpuasa saat berbuka dan doa orang yang terzalimi, doanya diangkat di atas awan dan pintu-pintu langit dibukakan,” (HR. Tirmidzi no. 2449)
Baca Juga:Cholil Nafis: Bukber Momen Silaturahim, Tak Beda dengan Konsolidasi Politik
Melansir laman resmi MUI, ada banyak redaksi doa berbuka puasa berdasarkan berbagai riwayat. Imam al-Nawawi (w. 676 H.) dalam karyanya al-Adzkar menampilkan 5 ragam doa.
Pertama, doa yang berasal dari riwayat Abu Daud dari Sahabat Ibnu Umar ra., bahwa Rasulullah ketika berbuka puasa berdoa dengan membaca:
ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ: الْإِمَامُ الْعَادِلُ وَالصَّائِمُ حِينَ يُفْطِرُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ يَرْفَعُهَا فَوْقَ الْغَمَامِ وَتُفَتَّحُ لَهَا أَبْوَابُ السَّمَاءِ
“Tiga orang yang doanya tidak tertolak: seorang pemimpin yang adil, seorang yang berpuasa saat berbuka dan doa orang yang terzalimi, doanya diangkat di atas awan dan pintu-pintu langit dibukakan,” (HR. Tirmidzi no. 2449)
Baca Juga:Cholil Nafis: Bukber Momen Silaturahim, Tak Beda dengan Konsolidasi Politik
Melansir laman resmi MUI, ada banyak redaksi doa berbuka puasa berdasarkan berbagai riwayat. Imam al-Nawawi (w. 676 H.) dalam karyanya al-Adzkar menampilkan 5 ragam doa.
Pertama, doa yang berasal dari riwayat Abu Daud dari Sahabat Ibnu Umar ra., bahwa Rasulullah ketika berbuka puasa berdoa dengan membaca: