LANGIT7.ID-Jakarta; Ekonom Senior sekaligus Pendiri INDEF, Prof. Didik J Rachbini, menyebut skala ekonomi syariah di Indonesia kini terus membesar. Menurut dia, nilai sektor keuangan syariah bahkan telah mencapai kisaran ribuan triliun, seiring pertumbuhan industri halal nasional.
Dalam pernyataannya, Didik menilai perkembangan ekonomi syariah di Tanah Air telah menunjukkan magnitudo yang signifikan dan membutuhkan penguatan berkelanjutan, baik dari sisi kebijakan maupun pengembangan sumber daya manusia.
“Ini saya kira sangat penting dan magnitudenya sudah besar sekali. Keuangan saja sudah 3000 triliun, produk halal juga sudah sangat besar sekali,” kata Prof. Didik dalam webinar Muslimah Ekonom Syariah Bicara Ekonomi Kurban, Senin (25/5/2026).
Ia mengatakan, pengembangan ekonomi syariah perlu terus diperkuat melalui jalur akademik, khususnya pendidikan pascasarjana yang fokus pada riset ekonomi syariah.
Menurut Didik, langkah tersebut penting untuk memperkuat basis keilmuan sekaligus mendorong lahirnya gagasan-gagasan baru yang relevan dengan kebutuhan industri dan kebijakan nasional.
Selain penguatan riset akademik, Didik juga menegaskan peran Center for Syariah Economy Development yang akan lebih fokus pada riset kebijakan atau policy research serta penyusunan policy brief.
Ia berharap pendekatan tersebut dapat membantu mendorong lahirnya kebijakan yang lebih kuat untuk mempercepat pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.
“Saya sedang bergerak juga untuk agar pendidikan pasca sarjana untuk riset-riset ekonomi syariah kita dorong terus, ya. Sementara, yang kita di Center for Syariah Economy Development akan lebih banyak kepada policy research, policy brief, agar kebijakan-kebijakan itu tedorong,” ujarnya.
Didik juga menyinggung dukungan dari Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin terhadap pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.
Menurut dia, dukungan dari tokoh yang selama ini dikenal aktif dalam penguatan ekonomi dan keuangan syariah menjadi salah satu modal penting untuk menjaga momentum pertumbuhan sektor tersebut.
“Kita sudah dekat dengan Pak Kyai, Prof. Ma'ruf Amin, ya beliau juga sehat alhamdulillah mendukung kita,” kata dia.
(lam)