Ingin Dapat Ketenangan Iman? Rajinlah Hadir Majelis Taklim
Muhajirin
Senin, 27 Maret 2023 - 19:00 WIB
Ilustrasi majelis taklim (Foto: Istimewa)
Majelis taklim atau majelis ilmu merupakan tempat yang sangat penting bagi umat muslim dalam memperdalam pemahaman agama Islam. Selain sebagai wadah untuk belajar, majelis taklim juga dianggap sebagai tempat yang dapat memberikan ketenangan batin.
Menurut Ustadz Adi Hidayat, di antara turunnya Al Qur'an Surah keempat An-Nisa di ayat ke-100, terdapat kisah seorang yang berbuat maksiat dan ingin bertaubat. Orang tersebut diarahkan untuk pergi ke tokoh yang ahli dalam bidang yang ingin dipelajarinya. Hal ini menunjukkan pentingnya referensi dalam mencari guru yang tepat untuk belajar agama.
Namun, dalam perjalanan menuju ke tujuan, orang tersebut meninggal di tengah jalan. Meskipun demikian, taubatnya diterima oleh Allah, sehingga setengah jengkal dari perjalanan tersebut menghasilkan amalan yang besar dan membawanya ke surga. Kisah ini menunjukkan betapa pentingnya taubat dalam mendekatkan diri kepada Allah dan mendapatkan keberkahan-Nya.
Baca Juga:Cerita Ustaz Abdul Somad Terinspirasi Ibu-Ibu Pengajian
UAH juga menekankan pentingnya hijrah dalam memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah. Hijrah bukan hanya masuk ke kelompok tertentu, tetapi hijrahdilakukan untuk menjadikan diri lebih dekat dengan Allah dan meningkatkan ketaatan pada-Nya.
Lebih lanjut, UAH menjelaskan bahwa majelis taklim memiliki makna yang dalam. Majelis taklim dapat mengubah keadaan diri yang rendah menjadi lebih tinggi di hadapan Allah. Oleh karena itu, ketika datang ke majelis taklim, seseorang diharapkan untuk meningkatkan derajatnya dan meningkatkan ketaatan pada Allah.
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوْا يَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ
Menurut Ustadz Adi Hidayat, di antara turunnya Al Qur'an Surah keempat An-Nisa di ayat ke-100, terdapat kisah seorang yang berbuat maksiat dan ingin bertaubat. Orang tersebut diarahkan untuk pergi ke tokoh yang ahli dalam bidang yang ingin dipelajarinya. Hal ini menunjukkan pentingnya referensi dalam mencari guru yang tepat untuk belajar agama.
Namun, dalam perjalanan menuju ke tujuan, orang tersebut meninggal di tengah jalan. Meskipun demikian, taubatnya diterima oleh Allah, sehingga setengah jengkal dari perjalanan tersebut menghasilkan amalan yang besar dan membawanya ke surga. Kisah ini menunjukkan betapa pentingnya taubat dalam mendekatkan diri kepada Allah dan mendapatkan keberkahan-Nya.
Baca Juga:Cerita Ustaz Abdul Somad Terinspirasi Ibu-Ibu Pengajian
UAH juga menekankan pentingnya hijrah dalam memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah. Hijrah bukan hanya masuk ke kelompok tertentu, tetapi hijrahdilakukan untuk menjadikan diri lebih dekat dengan Allah dan meningkatkan ketaatan pada-Nya.
Lebih lanjut, UAH menjelaskan bahwa majelis taklim memiliki makna yang dalam. Majelis taklim dapat mengubah keadaan diri yang rendah menjadi lebih tinggi di hadapan Allah. Oleh karena itu, ketika datang ke majelis taklim, seseorang diharapkan untuk meningkatkan derajatnya dan meningkatkan ketaatan pada Allah.
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوْا يَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ