Masjid Agung Granada, Saksi Perkembangan Islam di Negara Matador
Muhajirin
Rabu, 31 Mei 2023 - 11:00 WIB
Salah satu ektivitas di Masjid Agung Granada (Grand Mosque of Granada/Mezquita de Granada) di Spanyol selatan
Masjid Agung Granada (Grand Mosque of Granada/Mezquita de Granada) di Spanyol selatan menjadi saksi perkembangan Islam di Negara Matador. Hampir setiap pekan masjid ini didatangi muallaf untuk mengucapkan dua kalimat syahadat.
Masjid Agung Granada diresmikan pada musim panas 2003 lalu. Peresmian itu disebut sebagai perayaan sebuah reuni bersejarah karena menghadap siluet Alhambra dan Sierra Nevada yang megah. Masjid Agung sebagai jiwa dari Alhambra memiliki ciri khas lanskap Granada.
Mengutip laman resmi Masjid Agung Granada, Mezquita de Granada memutus mata rantai perkembangan Islam di Spanyol setelah jeda selama 500 tahun. Islam pada masa lalu pernah berjaya di negara ini, bahkan menjadi pusat peradaban intelektual dunia.
Baca juga:Tiap Pekan Masjid Agung Granada Bimbing Muallaf Bersyahadat
Masjid Granada juga mencerminkan vitalitas tak tergoyahkan dari pesan kenabian yang tercakup dalam Islam. Masjid ini juga memiliki relevansi langsung dengan situasi saat ini di Eropa dan Dunia Barat.
Aspirasi baru kaum Muslim Eropa saat ini adalah untuk berkontribusi pada perbaikan dunia dengan segala jenis ketidakadilan. Islam menawarkan alternatif untuk mengobati kerasukan kapitaslisme yang menghancurkan semua nilai kemanusiaan dan konsekuensi kemanusiaan masyarakat di mana kita semua berbagi.
Masjid Granada terdiri dari tiga elemen utama yang kontras. Ada taman, ruang shalat dan Pusat Studi Islam.
Masjid Agung Granada diresmikan pada musim panas 2003 lalu. Peresmian itu disebut sebagai perayaan sebuah reuni bersejarah karena menghadap siluet Alhambra dan Sierra Nevada yang megah. Masjid Agung sebagai jiwa dari Alhambra memiliki ciri khas lanskap Granada.
Mengutip laman resmi Masjid Agung Granada, Mezquita de Granada memutus mata rantai perkembangan Islam di Spanyol setelah jeda selama 500 tahun. Islam pada masa lalu pernah berjaya di negara ini, bahkan menjadi pusat peradaban intelektual dunia.
Baca juga:Tiap Pekan Masjid Agung Granada Bimbing Muallaf Bersyahadat
Masjid Granada juga mencerminkan vitalitas tak tergoyahkan dari pesan kenabian yang tercakup dalam Islam. Masjid ini juga memiliki relevansi langsung dengan situasi saat ini di Eropa dan Dunia Barat.
Aspirasi baru kaum Muslim Eropa saat ini adalah untuk berkontribusi pada perbaikan dunia dengan segala jenis ketidakadilan. Islam menawarkan alternatif untuk mengobati kerasukan kapitaslisme yang menghancurkan semua nilai kemanusiaan dan konsekuensi kemanusiaan masyarakat di mana kita semua berbagi.
Masjid Granada terdiri dari tiga elemen utama yang kontras. Ada taman, ruang shalat dan Pusat Studi Islam.