Jangan Asal, Begini Strategi Bangun Portofolio Riset Kompetitif
Muhajirin
Jum'at, 23 Juni 2023 - 18:00 WIB
Profesor Riset dari Pusat Riset Biomassa dan Bioproduk BRIN, Widya Fatriasari webinar ORNAMAT ke-30 yang diadakan BRIN
Profesor Riset dari Pusat Riset Biomassa dan Bioproduk BRIN, Widya Fatriasari mengungkapkan, dalam dunia penelitian yang kompetitif, manajemen produktivitas menjadi kunci sukses bagi para periset yang ingin mencapai prestasi yang gemilang.
Menyadari hal ini, para periset di seluruh dunia semakin fokus pada pengembangan strategi produktivitas yang efektif. Hal itu untuk meningkatkan portofolio dan meningkatkan publikasi ilmiah.
Membangun portofolio periset dan tim sehingga dikenal, merupakan modal penting untuk berkolaborasi dengan pihak lain. Diperlukan juga sikap menjaga berkomitmen dengan mitra sehingga selalu terjalin kerjasama yang baik.
"Membangun portofolio periset dan kelompok riset yang kompetitif sangatlah penting, dengan melihat peluang yang ada dan memanfaatkannya, sehingga dapat membuat perubahan terhadap riset yang dilakukan," jelas Widya dalam webinar ORNAMAT ke-30 yang diadakan BRIN, dikutip Kamis (22/6/2023).
Baca juga:Menyoal Masa Jabatan Kades: 6 Tahun dengan Maksimal 2 Periode Pilihan Demokratis
Motivasi merupakan motor pengerak dalam membentuk portofolio yang baik. Selain itu, periset tetap harus meningkatkan pengetahuan di bidang sains, dan berinovasi dengan stategi yang tepat.
"Untuk membangun kelompok riset yang kompetitif diperlukan membuat roadmap SDM dengan program yang sudah ada, fokus terhadap kompetensi kelompok riset, sehingga masing-masing periset dapat berkembang sesuai dengan desain arah kelompok risetnya, periset juga aktif menjalin jejaring kolaborasi dan branding untuk mengait pendanaan yang bersumber dari baik BRIN maupun dari luar," tutur Widya.
Menyadari hal ini, para periset di seluruh dunia semakin fokus pada pengembangan strategi produktivitas yang efektif. Hal itu untuk meningkatkan portofolio dan meningkatkan publikasi ilmiah.
Membangun portofolio periset dan tim sehingga dikenal, merupakan modal penting untuk berkolaborasi dengan pihak lain. Diperlukan juga sikap menjaga berkomitmen dengan mitra sehingga selalu terjalin kerjasama yang baik.
"Membangun portofolio periset dan kelompok riset yang kompetitif sangatlah penting, dengan melihat peluang yang ada dan memanfaatkannya, sehingga dapat membuat perubahan terhadap riset yang dilakukan," jelas Widya dalam webinar ORNAMAT ke-30 yang diadakan BRIN, dikutip Kamis (22/6/2023).
Baca juga:Menyoal Masa Jabatan Kades: 6 Tahun dengan Maksimal 2 Periode Pilihan Demokratis
Motivasi merupakan motor pengerak dalam membentuk portofolio yang baik. Selain itu, periset tetap harus meningkatkan pengetahuan di bidang sains, dan berinovasi dengan stategi yang tepat.
"Untuk membangun kelompok riset yang kompetitif diperlukan membuat roadmap SDM dengan program yang sudah ada, fokus terhadap kompetensi kelompok riset, sehingga masing-masing periset dapat berkembang sesuai dengan desain arah kelompok risetnya, periset juga aktif menjalin jejaring kolaborasi dan branding untuk mengait pendanaan yang bersumber dari baik BRIN maupun dari luar," tutur Widya.