home edukasi & pesantren

Haji dan Kemanusiaan Universal

Senin, 26 Juni 2023 - 09:00 WIB
Presiden Nusantara Foundation, Imam Shamsi Ali.Foto/ist
Saat ini umat Islam di seluruh dunia bersiap-siap menyambut datangnya hari-hari penting di bulan haji. Bahkan saat ini pun musim haji yang penuh hiruk pikuk itu telah mulai terasa. Penerbangan jemaah haji dari berbagai negara dunia sudah dilakukan sejak beberapa waktu terakhir.

Haji memang adalah ibadah yang paling menghebohkan. Tentu selain karena merupakan kewajiban sekali seumur hidup. Juga karena haji itu memerlukan persiapan yang banyak. Apalagi dalam konteks Indonesia yang antreannya di saat suasana tidak normal ini mencapai 99 tahun di beberapa daerah.

Sehingga wajar ketika seseorang terpilih melaksanakan ibadah ini menjadi kebahagiaan sekaligus kehormatan komunal yang besar. Di berbagai daerah diekspresikan dengan berbagai tradisi yang berbeda.

Baca juga:Jelang Pilpres Elit Politik Ramai-ramai Naik Haji: Anies, Ganjar hingga Puan Maharani

Tapi yang pasti ada satu hal yang menarik dari panggilan menunaikan ibadah haji ini dalam Al-Quran. Allah SWT tidak lagi menggunakan kata spesifik “orang-orang beriman”, yang biasanya dipahami secara konsensus sebagai panggilan kepada umat Islam.

Ketika Allah memanggil orang-orang beriman untuk menunaikan ibadah haji, justru penggilan itu bersifat kemanusiaan. Panggilan yang bersifat universal, seolah tanpa batas.

Hal ini dapat kita lihat pada ayat-ayat berikut: “Dan kumandangkan kepada ‘manusia’ untuk menunaikan ibadah haji. Niscaya mereka akan datang kepadamu berjalan kaki atau dengan onta-onta jinak. Mereka datang dari tempat-tempat yang jauh”. (S. Al-Haj: 28).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ibadah haji kemanusiaan imam shamsi ali
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya