LANGIT7.ID-, Jakarta- - Musim
haji 2023 dimanfaatkan elit politik untuk menunaikan ibadah di Tanah Suci Mekkah. Sejumlah
elit politik berangkat dalam waktu berbeda, namun mendekati puncak ibadah haji yang jatuh pada 27 Juni 2023.
Informasi yang dihimpun Langit7.id, elit politik yang naik haji yaitu bakal calon presiden (capres) dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan.
Bakal capres Ganjar Pranowo dan Puan Maharani.
Anies Baswedan ke Tanah Suci bersama istrinya, Fery Farhati atas undangan dari Arab Saudi. Mereka berangkat ke Arab Saudi Kamis (22/6/2023) lalu.
Baca juga:
MUI Minta Masyarakat Utamakan Moralitas dalam Menggapai Tujuan PolitikBakal capres PDIP Ganjar Pranowo juga berangkat ke Tanah Suci, Minggu (25/6/2023). Gubernur Jateng ini akan berangkat bersamaan dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani.
"Hari ini Pak Ganjar Pranowo berangkat melaksanakan ibadah haji. Selain itu, Mbak Puan sekeluarga juga menunaikan ibadah haji," kata Ketua DPP PDI Perjuangan M Said Abdullah, Ahad (25/6/2023).
Said pun meminta masyarakat mendoakan kedua tokoh PDIP tersebut agar menjadi haji yang mabrur dan tidak ada halangan dalam proses menjalankan ibadahnya.
Sebelumnya, Puan mengutarakan jika tujuan berhaji ialah ibadah, bukan politik. Dirinya hanya fokus beribadah di Tanah Suci nantinya. Jikapun bertemu Anies Baswedan di sana, Puan mengatakan tujuan utamanya tetap beribadah, bukan politik.
"Ini mau berangkat haji beribadah, kalau di sana ketemu ya tujuannya buat beribadah, bukan tujuannya untuk berpolitik, apa, untuk komunikasi politik. Doain ya semua berjalan lancar dan mabrur," kata dia belum lama ini.
Ketua Umum (Ketum) DPP PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) bareng Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. Ada juga Sandiaga Salahudin Uno. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) ini berangkat haji ditemani istri, Nur Asia
Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution mengatakan, semoga Makkah menjadi tempat pertemuan yang akan menyejukkan hati rakyat Indonesia agar politik menuju 2024 bisa adem dan tentram.
Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan alangkah baiknya kalau para elite politik tersebut bertemu di Makkah. "Silakan saja. Bagus dong kalau elite kita ketemu di sana," tandasnya.
Baca juga:
Kriteria Capres-Cawapres Ideal Versi Muhammadiyah
Anies Baswedan.Foto/Antara
Umumkan Cawapres Setelah HajiAnies Baswedan memastikan pengumuman sosok cawapres akan diumumkan usai pulang berhaji dari tanah suci. "Doakan umur panjang. Sebelum haji enggak mungkin karena tinggal tiga jam lagi [keberangkatan]. Tapi Insya Allah pasti sesudahnya," kata Anies.
Meski demikian, Anies enggan merinci kapan waktu persisnya cawapresnya akan diumumkan. Ia hanya meminta doa supaya dimudahkan dan dilancarkan menunaikan ibadah haji.
"Tapi sesudahnya itu tanggal berapa belum tahu. Bulannya apa belum tahu. Doakan saja mudah-mudahan lebih awal lebih baik," kata dia.
Baca juga:
Terinspirasi Konsep Berdikari Bung Karno, Muhammadiyah Bangun Hotel Tanpa UtangKetika ditanyakan apakah naik haji sekaligus momentum berdoa mencari cawapres, Anies menegaskan hanya beribadah. Ia berharap keluarganya dapat meneladani dan memetik hikmah dari ajaran Nabi Ibrahim AS.
"Kita berharap dapat mengambil hikmah dari prosesi yang dialami dari keluarga ini. Kami harap berangkat satu keluarga bisa ambil hikmah dari keluarga Nabi Ibrahim dan keluarganya," kata dia.
(ori)