home global news

Ancaman Sampah Plastik Bisa Kalahkan Jumlah Ikan di Lautan

Rabu, 05 Juli 2023 - 17:20 WIB
BRIN menyebut ancaman sampah plastik bisa mengalahkan jumlah ikan di lautan.Foto/ist
Peneliti Muda Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN, Dwi Amanda Utami, mengingatkan ancaman plastik yang mengintai kehidupan manusia. Plastik merupakan salah satu material yang kuat dan fleksibel.

Sampah plastik menjadi penyumbang terbesar dalam 5.300 juta ton sampah. Sampah dari daratan akan pergi ke lautan. 12 juta ton limbah plastik memasuki lautan tahun. Pada 2050 diprediksi akan ada lebih banyak plastik daripada ikan di lautan dunia.

“Sebagian limbah plastik yang masuk ke dalam lautan adalah dalam bentuk mikroplastik,” kata Dwi dalam acara Plastic Waste Education yang diadakan PT Pertamina, dikutip Rabu (5/7/2023).

Mikroplastik merupakan bahan plastic yang berukuran kurang dari lima millimeter. Contohnya, resin pellet dan microbeads. Microbeads primer biasanya ditemukan dalam produk perawatan pribadi, cat, bahkan bahan pembersih.

Baca juga:Disebut dalam Al-Qur'an, 3 Buah Ini Ampuh Turunkan Kolesterol

Selain itu, ada mikroplastik sekunder yang merupakan partikel plastic yang dihasilkan dari pecahan-pecahan sampah plastik besar setelah mengalami fotodegradasi. Penggunaan plastic sekali pakai merupakan sumber utama terbentuknya mikroplastik.

“Mikroplastik itu akan menimbulkan bahaya bagi biota laut. Mikroplastik bisa ditemui di mana saja, karena ukurannya yang sangat kecil. Dari perairan tropis hingga arktik, dari pantai hingga laut dalam,” ujar Dwi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ikan laut sampah plastik brin
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya