home masjid

KH Miftachul Akhyar: Manusia Diciptakan untuk Proyeksi Akhirat

Selasa, 15 Agustus 2023 - 05:00 WIB
Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar
Rais 'Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar menjelaskan, manusia diciptakan Allah SWT untuk kehidupan akhirat. Di dunia hanyalah menjalani kehidupan sementara sebagai jembatan menuju kehidupan yang sebenarnya kelak di akhirat.

"Hakikat hidup di akhirat. Dan kita semua adalah makhluk proyeksi akhirat, makhluk yang diciptakan untuk selama-lamanya di akhirat dalam kenikmatan dan dalam anugerah Gusti Allah," katanya diakses NU Online, Senin (14/8/2023).

Kiai Miftach mengajak untuk membiasakan sikap sabar selama masih berada di dunia. Sebab, dunia diciptakan untuk makhluk Allah, terutama manusia bersamaan dengan aneka cobaan atau ujian. Terlebih dunia tidak kekal, manusia juga akan meninggalkan dunia dan kembali kepada penciptanya, Allah SWT.

Baca juga:Shalat yang Khusyuk Bentuk Karakter Seorang Muslim

"Apa-apa ya kita belajar sabar, dunia ini cuma sementara apa yang terjadi itu cuma sebuah cobaan bukan hakikat hidup. Monggo (silakan) kita belajar sabar, saya juga belajar sabar," ujar Kiai Miftach.

Pengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah Surabaya ini menyampaikan, manusia sudah selayaknya menghiasi kehidupan di dunia dengan kesabaran. Sabar harus menjadi pegangan dalam menjalani kehidupan di dunia, baik saat mendapat ujian ataupun tidak, sebab Allah swt telah memberikan anugerah yang tidak terhitung banyaknya kepada manusia di dunia.

"Orang yang menjadikan sabar dalam menghadapi peristiwa-peristiwa yang menyusahkan dan menyedihkan dan dianggap itu (sabar) adalah hal yang pokok, maka itu termasuk persiapan yang paling utama, yang paling agung, beruntung dalam upayanya," ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kh miftachul akhyar manusia dunia dan akhirat
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya