home global news

Jelang Tahun Politik, Ormas Keagamaan Didorong Jauhi Pragmatisme Politik dan Oligarki

Jum'at, 25 Agustus 2023 - 17:00 WIB
Sekretaris PP Muhammadiyah, Izzul Muslimin
Sekretaris PP Muhammadiyah, Izzul Muslimin, mendorong ormas keagamaan di Indonesia menjauhi pragmatisme politik dan oligarki menjelang tahun politik 2024.

Ormas keagamaan merupakan bagian dari unsur masyarakat madani yang bertugas memperkuat demokrasi, pemberdayaan masyarakat, dan pendidikan politik.

Oleh karena itu, kata dia, organisasi masyarakat keagamaan tidak boleh terlibat dalam politik praktis, apalagi bersekongkol dengan kekuatan oligarki ekonomi dan kekuasaan. Ormas keagamaan memiliki peran penting dibanding ikut terlibat dalam politik praktis.

“Ormas harusnya mendidik masyarakat, dalam proses Pemilu misalnya ormas harus bisa menjelaskan kepada masyarakat untuk tidak ‘dibeli’ oleh politik instan, akan tetapi juga memikirkan dampak jangka panjang yang mungkin terjadi,” kata Izzul Webinar Kebangsaan DPP LDII bertema “Revitalisasi Demokrasi Indonesia Pasca Pemilu 2024”, dikutip Jumat (25/8/2023).

Izzul mengatakan, jika Indonesia sebagai negara bangsa telah mengalami sekian fase perjuangan yang berat. Maka itu, ormas harus menjadi kekuatan kritis yang menopang eksistensi negara agar semakin sehat dan maju.

Baca juga:Hakikat Doa Sebagai Senjata Orang Islam

“Kemerdekaan yang kita raih dengan penuh darah itu jangan kemudian di 2030 sudah tidak ada. Ormas supaya menjaga kemandiriannya. Kalau ini bisa dilakukan insyaAllah nasib bangsa kita mudah-mudahan bisa langgeng,” ucapnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
tahun politik ormas islam oligarki
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya