Ibarat Sayap Burung Garuda, NU dan Muhammadiyah Harus Berkepak Serasi dan Seimbang
Tim langit 7
Jum'at, 15 September 2023 - 09:00 WIB
Ketua Pengurus Cabang Muhammadiyah (PCM) Lawang, Malang, Nurul Humaidi
Ketua Pengurus Cabang Muhammadiyah (PCM) Lawang, Malang, Nurul Humaidi menyebut, dua ormas terbesar Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah ibarat dua sayap burung garuda.
Kedua sayap ini harus terus berkepak serasi dan seimbang agar garuda bisa terbang tinggi setingi-tingginya untuk mencaai tujuan nasional.
"Jangan sekali-kali tak seimbang. Keduanya harus selalu akur dan selalu kerja sama," ujar Nurul dalam sebuah pidato yang diunggah di akun PCM Lawang.
Menurutnya, negara harus mengikuti kepak sayap burung garuda agar negara sukses. Muhammadiyah dan NU harus selalu bersama-sama dan terus menerus untuk membangun bangsa ini agar maju.
Baca juga:Remaja Harus Bijak Membagikan Informasi di Media Sosial, Tidak Sekadar Benar Salah
Keserasian langkah dua ormas terbesar ini juga diamini Ketua Umum PP Muhaammadiyah Haedar Nashir. Menurutnya, Nu dan Muhammadiyah merupakan dua pilar strategis Islam Indonesia.
"NU dan Muhammadiyah dengan kekhasannya masing-masing merupakan dua pilar strategis islam Indonesia yang dalam perjalanan sejarahnya telah memahat pandangan dan praktik keagamaan yang kokoh, moderat, maju dan menebar kemaslahatan yang luas dalam orientasi Islam rahmatan lil alamin (rahmat bagi semesta alam)," kata Haedar dalam sebuah kesempatan dikutip dari Antara.
Kedua sayap ini harus terus berkepak serasi dan seimbang agar garuda bisa terbang tinggi setingi-tingginya untuk mencaai tujuan nasional.
"Jangan sekali-kali tak seimbang. Keduanya harus selalu akur dan selalu kerja sama," ujar Nurul dalam sebuah pidato yang diunggah di akun PCM Lawang.
Menurutnya, negara harus mengikuti kepak sayap burung garuda agar negara sukses. Muhammadiyah dan NU harus selalu bersama-sama dan terus menerus untuk membangun bangsa ini agar maju.
Baca juga:Remaja Harus Bijak Membagikan Informasi di Media Sosial, Tidak Sekadar Benar Salah
Keserasian langkah dua ormas terbesar ini juga diamini Ketua Umum PP Muhaammadiyah Haedar Nashir. Menurutnya, Nu dan Muhammadiyah merupakan dua pilar strategis Islam Indonesia.
"NU dan Muhammadiyah dengan kekhasannya masing-masing merupakan dua pilar strategis islam Indonesia yang dalam perjalanan sejarahnya telah memahat pandangan dan praktik keagamaan yang kokoh, moderat, maju dan menebar kemaslahatan yang luas dalam orientasi Islam rahmatan lil alamin (rahmat bagi semesta alam)," kata Haedar dalam sebuah kesempatan dikutip dari Antara.