Kisah Polisi Amerika yang Temukan Kedamaian Usai Masuk Islam
Muhajirin
Senin, 06 November 2023 - 08:00 WIB
ilustrasi
Raquel adalah seorang polisi di kota Detroit, negara bagian Amerika Serikat Michigan. Dia baru saja memeluk Islam pekan lalu.
Raquel bekerja sebagai polisi di kota tersebut dari 1996 sampai 2004 dan pernah mengalami insiden mengerikan.
Dia pernah menjadi korban penembakan pada 2002 saat sedang menjalankan tugas. Dia hampir meninggal. Namun, akhirnya bisa tertolong dan menganggap Tuhan memberinya kesempatan kedua.
“Saya tidak tahu bagaimana cara mengikuti Tuhan. Saya tidak tahu agama apa yang harus saya yakini sampai saya bertemu dengan beberapa teman Muslim yang benar-benar berbicara kepada saya dan menjelaskan banyak hal kepada saya,” kata Raquel, dikutip About Islam, Sabtu (4/11/2023).
Baca juga:Al-Idrisi, Cendekiawan Muslim Pelopor Geografi Modern
Penjelasan tentang Islam tersebut benar-benar mengubah hidup Raquel dan merasa tak takut lagi akan kematian. Saat ini, kata dia, satu-satunya dia takuti adalah Allah. Dia merasa yakin dengan Islam dan siap menghadapi segala tantangan kehidupan.
“Kita tidak pernah tahu kapan hari kiamat, jadi lebih baik kita bersyahadat sekarang dan memiliki keyakinan tersebut karena hanya ada satu Tuhan, dan saya tahu itu,” ujarnya.
Raquel bekerja sebagai polisi di kota tersebut dari 1996 sampai 2004 dan pernah mengalami insiden mengerikan.
Dia pernah menjadi korban penembakan pada 2002 saat sedang menjalankan tugas. Dia hampir meninggal. Namun, akhirnya bisa tertolong dan menganggap Tuhan memberinya kesempatan kedua.
“Saya tidak tahu bagaimana cara mengikuti Tuhan. Saya tidak tahu agama apa yang harus saya yakini sampai saya bertemu dengan beberapa teman Muslim yang benar-benar berbicara kepada saya dan menjelaskan banyak hal kepada saya,” kata Raquel, dikutip About Islam, Sabtu (4/11/2023).
Baca juga:Al-Idrisi, Cendekiawan Muslim Pelopor Geografi Modern
Penjelasan tentang Islam tersebut benar-benar mengubah hidup Raquel dan merasa tak takut lagi akan kematian. Saat ini, kata dia, satu-satunya dia takuti adalah Allah. Dia merasa yakin dengan Islam dan siap menghadapi segala tantangan kehidupan.
“Kita tidak pernah tahu kapan hari kiamat, jadi lebih baik kita bersyahadat sekarang dan memiliki keyakinan tersebut karena hanya ada satu Tuhan, dan saya tahu itu,” ujarnya.