Dosen Unusa Raih Gelar Profesor Kehormatan Perguruan Tinggi di India
Tim langit 7
Rabu, 20 Desember 2023 - 06:00 WIB
Dosen Unusa, Achmad Syafiuddin, S.Si, M.Phil, Ph.D, diangkat sebagai Profesor Kehormatan dari Saveetha Institute of Medical and Technical Sciences (SIMATS), India.
Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Achmad Syafiuddin, S.Si, M.Phil, Ph.D, diangkat sebagai "Distinguished Adjunct Professor" (Profesor Kehormatan) dari Saveetha Institute of Medical and Technical Sciences (SIMATS), India.
Tidak tanggung-tanggung, perguruan tinggi yang memberikan gelar profesor kehormatan itu berada di peringkat 13 dunia berdasarkan QS World University Rankings by Subject.
Pria yang menjabat sebagai Ketua LPPM Unusa ini menyandang gelar prestisius itu sebagai pengakuan atas kontribusinya yang luar biasa di dunia akademis.
Gelar "Distinguished Adjunct Professor" bukan sembarang gelar, ini menandakan bahwa Syafiuddin dianggap sebagai seorang Profesor Terhormat yang memiliki keistimewaan dalam bidangnya.
Distinguished Professor merupakan jabatan tertinggi bagi seorang Profesor atas capaian istimewanya dalam bidang keahliannya.
Baca juga:Jejak Ibnu Abu Ushaibiah, Dokter Muslim Pencetus Terobosan Oftalmologi
Atas pengangkatan di perguruan tinggi itu, Syafiuddin berkewajiban untuk mengajar dan datang dua kali dalam setahun dan semua fasilitas disediakan oleh lembaga tersebut.
Tidak tanggung-tanggung, perguruan tinggi yang memberikan gelar profesor kehormatan itu berada di peringkat 13 dunia berdasarkan QS World University Rankings by Subject.
Pria yang menjabat sebagai Ketua LPPM Unusa ini menyandang gelar prestisius itu sebagai pengakuan atas kontribusinya yang luar biasa di dunia akademis.
Gelar "Distinguished Adjunct Professor" bukan sembarang gelar, ini menandakan bahwa Syafiuddin dianggap sebagai seorang Profesor Terhormat yang memiliki keistimewaan dalam bidangnya.
Distinguished Professor merupakan jabatan tertinggi bagi seorang Profesor atas capaian istimewanya dalam bidang keahliannya.
Baca juga:Jejak Ibnu Abu Ushaibiah, Dokter Muslim Pencetus Terobosan Oftalmologi
Atas pengangkatan di perguruan tinggi itu, Syafiuddin berkewajiban untuk mengajar dan datang dua kali dalam setahun dan semua fasilitas disediakan oleh lembaga tersebut.