Hadapi Bonus Demografi, Kemenag Ajak Baznas dan Lembaga Amil Zakat Rancang Program Beasiswa
Tim langit 7
Rabu, 20 Desember 2023 - 07:00 WIB
ilustrasi
Kementerian Agama (Kemenag) mengajak Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) untuk merancang program beasiswa bersama.
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Kementerian Agama (Kemenag), Waryono Abdul Ghafur menilai, ini merupakan langkah strategis untuk menghadapi bonus demografi di masa mendatang.
"Saya ingin penguatan kolaborasi dan kerja sama dengan BAZNAS dan LAZ untuk menghadapi bonus demografi di Indonesia, dengan mendesain program bersama yang 'nendang' dan bisa menjadi mercusuar dalam konteks pengembangan manusia," jelas Waryono dalam Rakernas IV LAZ Nasional Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) di Makassar, Sabtu (16/12/2023).
Waryono menekankan perlunya strategi kolaborasi pembiayaan beasiswa melalui dana zakat yang dikumpulkan oleh BAZNAS dan LAZ. Menurutnya, kolaborasi ini penting untuk mengisi bonus demografi dengan masyarakat yang berkualitas.
"Bonus demografi Indonesia tidak hanya dilihat sebagai kuantitatif tapi juga kualitatif. Kalau tidak dilakukan penguatan SDM-nya, tentu akan menjadi beban," tambahnya.
Baca juga:Peringati HAB Ke-78, Kemenag Gelar Doa dan Sejuta Puisi untuk Palestina
Terakhir, Waryono mengingatkan peserta Rakernas untuk merancang program beasiswa yang aktual dan aplikatif tanpa meninggalkan program kerja yang sudah berjalan. "Mari kita petakan sekaligus matangkan program bersama seperti beasiswa pendidikan tanpa meninggalkan program yang selama ini ada," tandasnya.
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Kementerian Agama (Kemenag), Waryono Abdul Ghafur menilai, ini merupakan langkah strategis untuk menghadapi bonus demografi di masa mendatang.
"Saya ingin penguatan kolaborasi dan kerja sama dengan BAZNAS dan LAZ untuk menghadapi bonus demografi di Indonesia, dengan mendesain program bersama yang 'nendang' dan bisa menjadi mercusuar dalam konteks pengembangan manusia," jelas Waryono dalam Rakernas IV LAZ Nasional Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) di Makassar, Sabtu (16/12/2023).
Waryono menekankan perlunya strategi kolaborasi pembiayaan beasiswa melalui dana zakat yang dikumpulkan oleh BAZNAS dan LAZ. Menurutnya, kolaborasi ini penting untuk mengisi bonus demografi dengan masyarakat yang berkualitas.
"Bonus demografi Indonesia tidak hanya dilihat sebagai kuantitatif tapi juga kualitatif. Kalau tidak dilakukan penguatan SDM-nya, tentu akan menjadi beban," tambahnya.
Baca juga:Peringati HAB Ke-78, Kemenag Gelar Doa dan Sejuta Puisi untuk Palestina
Terakhir, Waryono mengingatkan peserta Rakernas untuk merancang program beasiswa yang aktual dan aplikatif tanpa meninggalkan program kerja yang sudah berjalan. "Mari kita petakan sekaligus matangkan program bersama seperti beasiswa pendidikan tanpa meninggalkan program yang selama ini ada," tandasnya.