Guru Besar UIN Jakarta Ungkap 4 Faktor Rapuhnya Ketahanan Keluarga
Tim langit 7
Rabu, 27 Desember 2023 - 19:00 WIB
Wakil Ketua Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga (KPRK) Majelis Ulama Indonesia, Prof Zahrotun Nihayah
Wakil Ketua Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga (KPRK) Majelis Ulama Indonesia, Prof Zahrotun Nihayah, mengatakan ada empat faktor yang menyebabkan rapuhnya ketahanan keluarga.
Empat faktor inilah yang menjadi penyebab tingginya angka perceraian di Indonesia. Demikian diungkapkan Prof Zahrotun Nihayah saat dikukuhkan sebagai guru besar Ilmu Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Jumat (22/12/2023).
Prof Zahrotun mengungkapkan, faktor pertama dalam ketahanan keluarga adalah religiusitas atau keberagamaan. Menurutnya, faktor ini memiliki peranan penting karena dapat mempengaruhi pola pikir dan perilaku inidividu dalam menjalankan kehidupan berkeluarga.
"Seseorang suami atau istri yang agamis akan selalu menjalankan ajaran agama dengan baik dan menyadari setiap konsekuensi yang diterima dari perilakunya," kata Prof Zahrotun.
Baca juga:5 Teladan Rasulullah dalam Menjaga Kelestarian Lingkungan
Kedua, cinta dan kasih sayang. Prof Zahrotun menjelaskan, cinta dan kasih sayang adalah pondasi yang sangat penting dalam berkeluarga.
Hal ini, lanjutnya, dapat meningkatkan hubungan sesama anggota keluarga dan diasosiasikan dengan emosi kuat dan perasaan saling mengasihi.
Empat faktor inilah yang menjadi penyebab tingginya angka perceraian di Indonesia. Demikian diungkapkan Prof Zahrotun Nihayah saat dikukuhkan sebagai guru besar Ilmu Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Jumat (22/12/2023).
Prof Zahrotun mengungkapkan, faktor pertama dalam ketahanan keluarga adalah religiusitas atau keberagamaan. Menurutnya, faktor ini memiliki peranan penting karena dapat mempengaruhi pola pikir dan perilaku inidividu dalam menjalankan kehidupan berkeluarga.
"Seseorang suami atau istri yang agamis akan selalu menjalankan ajaran agama dengan baik dan menyadari setiap konsekuensi yang diterima dari perilakunya," kata Prof Zahrotun.
Baca juga:5 Teladan Rasulullah dalam Menjaga Kelestarian Lingkungan
Kedua, cinta dan kasih sayang. Prof Zahrotun menjelaskan, cinta dan kasih sayang adalah pondasi yang sangat penting dalam berkeluarga.
Hal ini, lanjutnya, dapat meningkatkan hubungan sesama anggota keluarga dan diasosiasikan dengan emosi kuat dan perasaan saling mengasihi.