Operasi Sterilisasi untuk Kurangi Populasi dan Jaga Kesehatan Kucing
Tim langit 7
Senin, 15 Januari 2024 - 12:00 WIB
Pemilik Klinik Hewan Mima Veterinary Care Mojokerto, Drh. Khalimatus Sadiyah (kanan) dan Dekan Fakultas Kedokteran Hewan UWKS, Drh Desty Apritya M.Vet (kiri)
Sebagai makhluk hidup kucing pun harus dijaga kesehatan dan kesejahteraan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah operasi sterilisasi di Rumah Sakit Hewan Pendidikan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS).
Sebanyak 100 ekor kucing, terdiri 70 jantan dan 30 ekor kucing betina menjalani operasi ini. Para pemilik kucing-kucing inipun rela antre demi hewan peliharaan kesayangannya dirawat dan diperiksa kesehatannya.
Salah satu pemilik kucing, Eni Purwandari, warga Sedati Sidoarjo, rela mengantre dan datang ke UWKS demi kucing kesayangan yang doberi nama Cleon umur satu tahun tersebut. Tak hanya satu, ibu berkerudung ini membawa enam ekor kucing untuk menjalani sterilisasi.
"Mumpung ada yang gratis di sini. Karena kalau di luar bayarnya cukup mahal," ujar Eni kepada MPI, Sabtu (13/1/2024). Dia pun merasa senang karena kucing betinanya tak lagi bisa hamil dan kucing jantannya tak bisa membuahi.
Dengan ikut operasi ini, dia tak harus mengeluarkan uang untuk memeriksakan semua kucingnya. Kucing-kucing yang dibawa Eni adalah kucing lokal yang dipelihara.
Menurut pemilik Klinik Hewan Mima Veterinary Care Mojokerto, Drh. Khalimatus Sa'diyah, kegiatan ini dilakukan karena permintaan masyarakat agar kucing-kucing piaraannya hidup sehat.
"Banyak yang meminta. kucing terlantar dan dibuang di pasar, tak diurus. Jadilah kita mengadakan kegiatan bakti sosial ini," ujar Khalimatus Sa'diyah yang merupakan dokter yang mengoperasi kucing-kucing tersebut.
Sebanyak 100 ekor kucing, terdiri 70 jantan dan 30 ekor kucing betina menjalani operasi ini. Para pemilik kucing-kucing inipun rela antre demi hewan peliharaan kesayangannya dirawat dan diperiksa kesehatannya.
Salah satu pemilik kucing, Eni Purwandari, warga Sedati Sidoarjo, rela mengantre dan datang ke UWKS demi kucing kesayangan yang doberi nama Cleon umur satu tahun tersebut. Tak hanya satu, ibu berkerudung ini membawa enam ekor kucing untuk menjalani sterilisasi.
"Mumpung ada yang gratis di sini. Karena kalau di luar bayarnya cukup mahal," ujar Eni kepada MPI, Sabtu (13/1/2024). Dia pun merasa senang karena kucing betinanya tak lagi bisa hamil dan kucing jantannya tak bisa membuahi.
Dengan ikut operasi ini, dia tak harus mengeluarkan uang untuk memeriksakan semua kucingnya. Kucing-kucing yang dibawa Eni adalah kucing lokal yang dipelihara.
Menurut pemilik Klinik Hewan Mima Veterinary Care Mojokerto, Drh. Khalimatus Sa'diyah, kegiatan ini dilakukan karena permintaan masyarakat agar kucing-kucing piaraannya hidup sehat.
"Banyak yang meminta. kucing terlantar dan dibuang di pasar, tak diurus. Jadilah kita mengadakan kegiatan bakti sosial ini," ujar Khalimatus Sa'diyah yang merupakan dokter yang mengoperasi kucing-kucing tersebut.