home global news

BRIN Jelaskan Posisi Hilal, Kapan Awal Ramadhan 2024

Sabtu, 09 Maret 2024 - 10:00 WIB
ilustrasi
Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, menyampaikan hasil prediksi posisi hilal pada 29 Sya'ban 1445 H yang bertepatan dengan 10 Maret 2024.

Dia mengatakan, hilal penentu 1 Ramadhan 1445 H diprediksi hampir tidak akan dapat terlihat di seluruh wilayah di Indonesia pada 10 Maret 2024.

"Dari hasil rukyat pun, tanggal 10 (Maret) belum ada yang berhasil sehingga diperkirakan pada tanggal 10 saat Magrib tidak ada hilal yang terlihat dan belum memenuhi visibilitas hilal," ujar Thomas di kantor BRIN, Jakarta, Jumat (8/3/2024).

Baca juga:Lembaga Falakiyah PBNU Pantau Hilal Awal Ramadhan di 58 Titik, Berikut Daftarnya

Menurut Thomas, posisi bulan di wilayah Timur Indonesia secara umum masih negatif dan dianggap terlalu rendah, sehingga tidak memenuhi kriteria untuk dapat melihat hilal.

Mengutip NU Online, Thomas menjelaskan bahwa tinggi bulan di Indonesia hanya sekitar 1 derajat atau kurang, sementara elongasinya hanya 1,7 derajat.

Kedua nilai tersebut jauh di bawah kriteria yang ditetapkan oleh Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) pada tahun 2021, yakni ketinggian hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
hilal brin bulan puasa awal ramadhan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya