Ilmuwan Harvard Henry Larson Mualaf, Langsung Tunaikan Puasa dan Shalat Tarawih
Esti setiyowati
Senin, 18 Maret 2024 - 13:46 WIB
Profesor Henry Larson, ilmuwan kedokteran Universitas Harvard resmi masuk Islam pada Ramadhan 1445 H.
Profesor Henry Larson, ilmuwan kedokteran Universitas Harvard resmi masuk Islam pada Ramadhan 1445 H.
Dia adalah ilmuwan terkemuka di bidang pengobatan sel induk, profesor di Universitas Harvard, dan penemu obat sel induk yang baru-baru ini disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS untuk mengobati kebutaan keturunan.
Menurut laman Azon Global, Larson sudah menunaikan puasa dan shalat tarawih sejak awal Ramadhan tahun ini. Bahkan, Larson disebut akan menjalankan umrah.
Dalam sebuah video viral di media sosial menunjukkan Henry mengucapkan syahadat dibimbing seorang ulama.
Baca juga:Pesantren Cendekia Amanah Kembangkan Pertanian Hidroponik
Banyak Muslim yang merayakan berita tersebut di media sosial dan menggambarkan keputusan Larson sebagai ‘kabar baik’.
“Profesor Henry Larson masuk Islam dan diberi nama Abdul Haq. Ilmuwan ini adalah orang yang paling berpengetahuan di dunia dalam Islam,” tulis seorang komentator di X, dilihat Senin (18/3/2024).
Dia adalah ilmuwan terkemuka di bidang pengobatan sel induk, profesor di Universitas Harvard, dan penemu obat sel induk yang baru-baru ini disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS untuk mengobati kebutaan keturunan.
Menurut laman Azon Global, Larson sudah menunaikan puasa dan shalat tarawih sejak awal Ramadhan tahun ini. Bahkan, Larson disebut akan menjalankan umrah.
Dalam sebuah video viral di media sosial menunjukkan Henry mengucapkan syahadat dibimbing seorang ulama.
Baca juga:Pesantren Cendekia Amanah Kembangkan Pertanian Hidroponik
Banyak Muslim yang merayakan berita tersebut di media sosial dan menggambarkan keputusan Larson sebagai ‘kabar baik’.
“Profesor Henry Larson masuk Islam dan diberi nama Abdul Haq. Ilmuwan ini adalah orang yang paling berpengetahuan di dunia dalam Islam,” tulis seorang komentator di X, dilihat Senin (18/3/2024).