Dari Buku Prof.Dr. Abdul Mu'ti; Menjadi Manusia Bertakwa (Seri 10)
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Selain percaya kepada hari akhir, manusia bertakwa juga senantiasa berorientasi pada kehidupan akhirat dibandingkan kehidupan dunia. Sebab Kehidupan dunia hanyalah ujian sementara untuk mencapai kebahagiaan yang hakiki di akhirat.
Allah berfirman dalam surah An-Nisa [4]: 77.
قُلْ مَتَاعُ الدُّنْيَا قَلِيلٌ وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ لِمَنِ اتَّقَى وَلَا تُظْلَمُوْنَ فَتِيلًا
Katakanlah, "Kesenangan di dunia ini hanyalah sedikit, sedangkan akhirat itu lebih baik bagi orang yang bertakwa dan kamu tidak akan dizalimi sedikit pun." (Qs. An-Nisa [4]: 77)
Ayat tersebut mengandung maksud agar manusia yang bertakwa lebih berorientasi kehidupan akhirat dibandingkan dengan kehidupan dunia. Di dalam Alquran, kata akhara (آخر) dan enam kata bentukannya disebutkan sebanyak 250 kali. Akhara 70 kali, akhiri/akhirati 155 kali, akh-khara 15 kali, taakh-khara tiga kali, musta'khirin satu kali, dan yasta'khirun enam kali.
Dari ayat-ayat tersebut dapat dipahami lima hal terkait dengan akhirat. Pertama, secara bahasa al-akhirat berarti al- aqsha sesuatu yang jauh, baik dari sisi jarak maupun waktu. Masjid al-Aqsha dalam surah Al-Isra [17]:1 dapat dipahami dengan masjid yang jauh. Menurut para ahli tafsir, Masjid al- Aqsha terletak di Baitul Maqdis, Yerussalem, Palestina. Jarak Masjid al-Haram ke Masjid al-Aqsha sekitar 1.461 km. Sesuatu yang dekat disebut al-dunia. Allah Swt. menghiasi langit yang dekat al-sama al-dunia) dengan bintang-bintang dan menjadikannya untuk pelempar setan (Qs. Al-Mulk [67]: 5).
Kedua, al-akhirat bisa juga dimaknai orientasi kehidupan jangka panjang atau jauh ke masa depan (future orientation) bukan orientasi kehidupan jangan pendek (immediate orientation). Orientasi kehidupan ke masa depan paling tidak memiliki tiga pengertian. Pertama, memperkirakan hal- hal yang akan terjadi di masa depan atau jangka panjang. Sekarang ini para ahli masa depan (futurolog) banyak menulis bagaimana keadaan dunia pada tahun 2100: bagaimana keadaan alam semesta, berapa penduduk dunia, bagaimana gaya hidup dan budayanya, dst.