home edukasi & pesantren

Refleksi Hardiknas 2024, Abdul Mu'ti: Tak Boleh Lepas Dimensi Iman, Takwa dan Akhlak Mulia

Kamis, 02 Mei 2024 - 18:00 WIB
Sekjen PP Muhammadiyah Abdul Muti
Pendidikan nasional tidak boleh lepas dari dimensi iman, takwa, dan akhlak mulia. Berkali-kali Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengingatkan akan hal ini. Tidak hanya menjadi panggilan moral, tetapi juga merupakan landasan konstitusional yang tercantum dalam Pasal 31 UUD 1945 ayat 3 dan 5.

Pendidikan nasional tidak boleh terbatas pada dimensi rasional-instrumental semata. Sebaliknya, pendidikan haruslah bersifat multidimensi, mencakup seluruh potensi manusia Indonesia sebagai bagian dari ekosistem bangsa. Ini meliputi nilai-nilai agama dan kebudayaan luhur yang melekat pada identitas bangsa.

Tujuan dari pendidikan bukan hanya untuk mengembangkan kecerdasan intelektual semata, tetapi juga untuk memperkuat dimensi spiritual dan moral. Hal ini bertujuan untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki integritas moral yang tinggi dan berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

Baca juga:Perkuat Literasi Digital Santri Lewat Program Santri Digitalpreneur

Pada Hari Pendidikan 02 Mei 2024 ini menjadi momentum bagi semua pihak terkait dalam dunia pendidikan untuk mengintegrasikan nilai-nilai iman, takwa, dan akhlak mulia ke dalam kurikulum dan praktik pendidikan. Pendidikan nasional dapat menjadi wahana pembentukan karakter dan kepribadian yang kuat bagi generasi masa depan Indonesia.

Karenanya, setiap upaya yang mengabaikan atau mengesampingkan nilai-nilai spiritual dalam pendidikan dapat dianggap melanggar semangat konstitusi Indonesia. Dalam konteks ini, segala bentuk pemikiran atau kebijakan yang tidak memperhatikan dimensi iman, takwa, dan akhlak mulia dapat dinilai sebagai tidak sesuai dengan semangat Undang-Undang Dasar 1945.

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti juga menguatkan tentang dimensi penting dalam pemahaman tentang pendidikan. Baginya, pendidikan adalah sebuah proses berkesinambungan yang bertujuan untuk memuliakan manusia. Ini adalah langkah-langkah menuju pengembangan potensi diri yang meliputi aspek material dan spiritual, sehingga individu mampu meraih kemuliaan dan kesejahteraan dalam hidupnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
hari pendidikan nasional abdul mu’ti iman takwa
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya