home lifestyle muslim

Dampak Psikologis dan Stereotip Media Sosial pada Perempuan

Senin, 27 Mei 2024 - 21:00 WIB
ilustrasi
Media sosial berperan penting dalam membentuk persepsi dan pilihan karir perempuan. Baru-baru ini, laporan UNESCO ‘Technology on Her Terms’ mengungkapkan, media sosial mempengaruhi kesejahteraan dan pendidikan perempuan. Selain itu, media sosial juga dapat memperkuat stereotip gender.

Psikolog Universitas Airlangga (Unair), Dr Ike Herdiana M Psi Psikolog menanggapinya. Menurutnya, media sosial memiliki potensi untuk meningkatkan harga diri dan membangun konsep diri positif, terutama di kalangan anak-anak.

“Media sosial bisa memberdayakan anak-anak jika digunakan dengan bijak. Melalui media sosial, anak-anak bisa mendapatkan wawasan yang lebih luas, berteman baru, dan berinteraksi positif dengan sekitarnya,” tuturnya.

Tidak hanya itu, Ike menilai media sosial dapat menjadi alat pembelajaran yang efektif dan menyenangkan, mengingat keakraban anak-anak dengan teknologi. Menurutnya, media sosial dapat memfasilitasi anak-anak untuk memperoleh informasi edukatif.

Baca juga:Block Out 2024, Taylor Swift Kehilangan 300 Ribu Followers

Alih-alih memiliki nilai positif, Ike juga memperingatkan ‘sisi gelap’ media sosial. Salah satunya adalah pelanggaran privasi yang dapat menyebabkan trauma psikologis pada anak.

“Anak-anak yang terintimidasi di internet sering merasa takut dan bingung, bahkan untuk berbicara dengan orangtua mereka. Bahkan, jika terpapar terhadap pelecehan seksual online dapat menyebabkan trauma pada anak-anak,” ulasnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
media sosial perempuan psikologi
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya