home edukasi & pesantren

ITS Luncurkan Drone Pendeteksi Emisi Udara Pertama di Indonesia

Rabu, 29 Mei 2024 - 06:00 WIB
ITS bekerja sama dengan Beehive Drones dan Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) menciptakan Drone Sniffing, alat inovatif pertama di Indonesia yang mampu mendeteksi emisi gas rumah kaca di udara
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bekerja sama dengan Beehive Drones dan Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) menciptakan Drone Sniffing, alat inovatif pertama di Indonesia yang mampu mendeteksi emisi gas rumah kaca di udara.

Drone yang pertama ada di Indonesia dan dilengkapi dengan berbagai fitur canggih yang dapat diakses secara real-time untuk meningkatkan keakuratan dan fungsionalitasnya ini diluncurkan secara resmi di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Selasa (28/5).

Ketua Tim Riset Kedaireka ITS Ir Tri Achmadi PhD menjelaskan bahwa drone sniffing dengan seri BVD-M16A ini merupakan Pesawat Udara Tanpa Awak (PUTA) multiguna yang memiliki fungsi utama untuk mendeteksi emisi gas rumah kaca yang ada di udara. Alat inovatif ini telah ditanami sensor BVD-Sniffing untuk mendeteksi tujuh jenis polutan udara seperti CO2, CO, NO2, NO, SO2, PM2.5, dan PM10.

Baca juga:Mahasiswa ITS Gagas Inovasi Pengolahan Sampah Botol Plastik

Polutan tersebut dapat dideteksi dan diukur kadar dan jenisnya secara real-time, melalui sensor- sensor pendekatan. Fungsi ini dapat membantu BKI serta Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) sebagai pengguna untuk menjalankan fungsi pelabuhan dan standarisasi kapal. Data tersebut juga dapat digunakan untuk menekan angka gas emisi udara di Indonesia.

Menurut Tri, drone sniffing ini juga berfungsi sebagai alat surveillance (pengawas). Dilengkapinya BVD-M16A dengan kamera thermal dan kamera RGB memudahkan kegiatan surveillance di wilayah perairan.

Selain itu, radar Light Detection And Ranging (LiDAR) memungkinkan alat ini dalam mengukur kedalaman suatu objek dan menghindarkan alat dari objek-objek lain yang tidak diinginkan. “Fitur-fitur ini menjadikan drone BVD-M16A efektif untuk menjangkau area yang sulit dan melakukan pemantauan,” ungkap Manajer Pusat Inovasi Kemaritiman ITS ini.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
its drone emisi udara inovasi mahasiswa
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya