LANGIT7.ID-, Mekkah - -
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudimeminta Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) membatasi aktivitas ibadah tambahan serta menunda perjalanan tur kota ke luar Mekkah menjelang fase puncak ibadah haji di
Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Kepala Seksi Bimbingan Ibadah Daerah Kerja (Daker) Mekkah PPIH Arab Saudi, Erti Herlina, mengatakan pembatasan tersebut dilakukan untuk menjaga kondisi fisik
jamaah calon haji agar tetap prima saat memasuki rangkaian utama
ibadah haji.
Baca juga: PPIH Arab Saudi Matangkan Layanan Haji 2026 Jelang Kedatangan JamaahMenurut Erti, pimpinan dan pembimbing KBIHU berperan penting dalam memberikan pemahaman kepada jamaah agar tidak terlalu memaksakan diri menjalankan
ibadah sunnah yang berpotensi menguras stamina.
"Saat ini PPIH hanya mengizinkan pelaksanaan umrah sunah maksimal tiga kali sebelum masa Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina). Kebijakan ini murni ditujukan untuk melindungi kesehatan, keamanan, dan keselamatan para jamaah calon haji," ujar Erti di Mekkah, Kamis (7/5/2026) seperti dikutip dari Antara.
Ia juga mengingatkan agar kegiatan tur kota sementara waktu tidak dilakukan hingga ke luar wilayah Kota Mkkah. Imbauan tersebut sejalan dengan surat edaran yang diterbitkan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi guna memastikan kenyamanan dan keselamatan jamaah selama menjalankan ibadah.
Sebagai bentuk pengawasan, setiap KBIHU yang tetap mengadakan umrah sunah maupun tur di kawasan Mekkah diwajibkan melapor serta membuat surat pernyataan yang ditembuskan kepada kepala sektor masing-masing.
Baca juga: Wamen Haji Ingatkan Beratnya Tugas PPIH 2026 hingga Jalan Kaki 25 Kilometer SehariErti menjelaskan, surat tersebut harus memuat rincian kegiatan, termasuk tujuan perjalanan dan jumlah jamaah yang ikut serta.
"Hal ini sangat penting agar pergerakan jamaah calon haji terus termonitor dengan baik. Ketika jamaah calon haji berangkat dan pulang, jumlahnya harus sama. Pimpinan KBIHU harus dapat memastikan keselamatan, keamanan, dan kesehatan jamaah calon haji tetap terjaga," pungkas Erti.
(est)