home global news

Muhammadiyah Tarik Dana Rp13 Triliun dari BSI, Pengamat Menduga Ada Sesuatu

Rabu, 05 Juni 2024 - 11:30 WIB
Dosen Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unair, Dr. Imron Mawardi.Foto/ist
Penarikan dana Muhammadiyah dari Bank Syariah Indonesia (BSI) mengejutkan banyak pihak. Penarikan dana sebesar Rp13 triliun memunculkan tanda tanya di kalangan pengamat ekonomi.

Salah satunya pengamat ekonomi Islam Universitas Airlangga (Unair), Dr. Imron Mawardi. Dia tidak mau menduga-duga mengenai motif sesungguhnya dari penarikan dana yang cukup besar ini.

"Kita tidak mau menduga-duga ya. Tetapi melihat jumlah dana yang ditarik mencapai Rp13 triliun, patut diduga ada sesuatu. Pasti ada sesuatu," ujar Imron saat dihubungi Langit7.id, Rabu (5/6/2024).

Baca juga:Muhammadiyah Cerai dengan BSI, Dana Bekisar 13 Triliun Ditarik

Imron menambahkan, ketidakpuasan nasabah dalam hal ini Muhammadiyah bisa juga menjadi penyebab penarikan dana ini. Seperti diketahui, lanjutnya, BSI pernah mendapat serangan siber pada Mei 2023 lalu. Tentu ini juga bisa menjadi ancaman atau risiko bagi nasabah.

Dosen Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unair ini menerangkan, jika melihat aset BSI pada 2023 mencapai sekitar Rp360 triliun, maka Rp13 triliun dana Muhammadiyah ini setara dengan 4 persen lebih. "Cukup signifikan bagi BSI itu sendiri," imbuhnya.

Baca juga:Cerai dengan BSI, Muhammadiyah Ingin Naikkan Nilai Tawar
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
bsi muhammadiyah bank syariah indonesia unair
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya