home global news

Jamaah Haji yang Wafat di Tanah Suci Capai 1.081 Orang, Diduga Akibat Cuaca Ekstrem

Sabtu, 22 Juni 2024 - 08:00 WIB
Jamaah haji yang wafat dalam pelaksanaan ibadah haji 1445 H/2024 M jumlahnya 1.000 orang lebih.Foto/ist
Jamaah haji yang wafat dalam pelaksanaan ibadah haji 1445 H/2024 M jumlahnya 1.000 orang lebih. Kantor berita Prancis, Agence France Presse (AFP) melaporkan 1.081 jamaah haji meninggal dunia akibat suhu panas ekstrem yang mencapai 51,8 derajat celsius di Masjidil Haram, Makkah.

Dari jumlah total tersebut, sekitar separuh di antaranya adalah jamaah yang menunaikan ibadah haji tanpa visa resmi. Menurut sumber diplomat yang memberikan rincian data, 658 warga negara Mesir meninggal dunia, dengan 630 di antaranya tidak terdaftar secara resmi atau tidak memiliki visa.

Selain Mesir, laporan korban jiwa juga datang dari berbagai negara lainnya. Pakistan dengan 150.000 jamaah, melaporkan 58 orang wafat. Indonesia, yang mengirimkan 240.000 jamaah, mencatat 200 orang wafat.

Baca juga:Kemenag Catat 183 Jamaah Haji Indonesia Wafat di Tanah Suci

Negara lain yang juga melaporkan korban jiwa adalah Malaysia, India, Yordania, Iran, Senegal, Tunisia, Sudan, dan Irak. Pihak berwenang Saudi melaporkan telah mengeluarkan ratusan ribu jamaah haji yang tidak terdaftar dari Makkah bulan ini.

Namun, tampaknya masih banyak yang berpartisipasi dalam ibadah haji utama yang dimulai Jumat lalu. Jamaah tanpa izin resmi ini lebih rentan karena mereka tidak bisa mengakses ruang ber-AC yang disediakan untuk 1,8 juta jamaah resmi.

"Orang-orang lelah setelah dikejar oleh pasukan keamanan sebelum hari Arafah. Mereka kelelahan," kata seorang diplomat Arab, dikutip AFP, Jumat (21/6/2024).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
arab saudi wafat jamaah haji tanah suci
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya