home edukasi & pesantren

Hindari Mahasiswa PPDS Depresi, Dekan FK Unair: Pilih Spesialisasi Sesuai Kemampuan

Kamis, 27 Juni 2024 - 10:00 WIB
Dekan FK Unair prof Budi Santoso memberi ucapan selamat kepada dokter spesialis yang dilantik pada Rabu (26/6/2024).Foto/ist
Kejadian dokter PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis) depresi beberapa waktu lalu cukup menjadi perhatian msyarakat, utamanya lingkungan kampus. Kejadian ini menandakan jika Stres dan depresi bisa dialami siapa saja, termasuk seorang dokter

Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair), Prof dr. Budi Santoso mengakui, depresi bisa terjadi pada siapa saja.

"Termasuk dokter yang sedang menempuh PPDS. Tapi angkanya (kasus di Indonesia) tak lebih dari kejadian di luar negeri," kata Prof Bus, panggilan Budi Santoso, usai pelantikan dokter spesialis di FK Unair, Rabu (26/6/2024)

Prof Bus menekankan, sekolah apapun bisa membuat stres. Jangankan sekolah dokter spesialis atau perguruan tinggi yang menangani pasien, sambungnya, anak TK pun bisa mengalami hal itu. Untuk mengantisipasi, bagaimana proses pembelajaran itu friendly dan bersahabat. "Suasana yang diciptakan bisa menyenangkan, bukan menakutkan," sambungnya.

Baca juga:Lia Yogiantoro, Menulis Buku karena Terinspirasi Buku Iqro

Untuk menghindari hal ini, tambah Prof Bus, dokter yang akan menempuh spesialis harus menjalani MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventory).

MMPI adalah tes psikologi yang dilakukan untuk menilai kepribadian danpsikopatologi. Pemeriksaan ini untuk mengetahui kondisi kesehatan mental, sehingga ahli profesional bisa menentukan ada atau tidaknyagangguan mentalpada orang yang menjalani tes MMPI ini.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
fk unair dokter spesialis depresi mahasiswa ppds
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya