home global news

7 Jenis Doa Iftitah yang Dianjurkan Nabi

Jum'at, 10 September 2021 - 07:05 WIB
Ilustrasi seorang muslim mendirikan shalat sebagai kewajiban yang dilakukan lima waktu dalam sehari. Foto: Langit7.id/iStock
Dalam memulai shalat, baik fardhu maupun sunnah, Rasulullah mengajarkan doa iftitah sebelum membaca surat al-Fatihah. Doa iftitah yang berarti secara bahasa adalah doa pembuka dibaca setelah melakukan takbir.

Rasulullah Saw dalam banyak hadits shahih mengajarkan dan menganjurkan doa iftitah sebelum membaca ummul kitab atau al-Fatihah. Keragaman fatwa di kalangan para ulama tentang doa iftitah jangan membuat kita apatis atau putus asa dalam mencari haq dan kebenaran.

Baca Juga:Hikmah Al-Quran Diturunkan dalam Bahasa Arab

Setiap kita dituntut untuk mengkaji masalah-masalah agama sampai mendapatkan kepuasan dan kejelasan dalam pelaksanaan ibadah yang kita lakukan sehari-hari. Umat Islam dituntut untuk beribadah kepada Allah sesuai petunjuk al-Qur'an dan as-Sunnah.

Berikut beberapa macam doa iftitah yang dianjurkan oleh Nabi:

1. Dari Abu Hurairah Ra, ia berkata: "Adalah Rasulullah apabila bertakbir untuk shalat, beliau diam sebentar sebelum membaca (fatihah), kemudian aku bertanya kepadanya dengan nama ayah dan Ibuku: “Terangkanlah kepada kami apa yang engkau baca di waktu diam antara takbir dan membaca fatIhah?” Rasulullah SAW menjawab: “Kami membaca: Ya Allah! Jauhkanlah antara aku dan kesalahanku sebagaimana Engkau jauhkan timur dan barat. Ya Allah! Bersihkanlah segala kesalahanku sebagaimana dibersihkannya baju yang putih dari kotoran, Ya Allah! Bersihkanlah kesalahanku dengan alir, salju, dan embun." (H.R. al-Bukhari dan Muslim).

2. Dari Ali Ra ia berkata: "Adalah Rasulullah apabila berdiri shalat, ia bertakbir, kemudian ia membaca: "Aku hadapkan wajahku kepada Dzat yang menciptakan langit dan bumi cenderung berserah diri, dan tidaklah aku tergolong orang musyrik. Sesungguhnya shalatku, sembelihanku, hidupku, dan matiku hanya karena Allah Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya dan untuk itulah aku diperintahkan dan aku adalah di antara orang muslim. Ya Allah! Engkaulah Raja, tiada Tuhan kecuali Engkau, Engkaulah Tuhanku dan aku adalah hambaMu, aku telah dzalim terhadap diriku, dan aku sadar akan dosa-dosaku, ampunilah dosa-dosaku semuanya, sesungguhnya tiada yang akan dapat mengampuni segala dosa, kecuali Engkau, tunjukkanlah aku kepada akhlak yang terbaik, tiada yang dapat menunjukan kepada apapun juga kecuali Engkau. Palingkanlah aku dari akhlak yang jelek, sesungguhnya tidak ada yang dapat memalingkan dari akhlak yang jelek kecuali Engkau, aku akan selalu taat kepada-Mu dan mengikuti agama-Mu dan semua kebaikan ada di tanganmu dan kejelekan bukan di tangan-Mu dan (kembali) kepada-Mu. Maha Agung Engkau dan Maha Luhur. Aku mohon ampun kepadaMu.” (H.R. Ahmad dan Muslim: Fiqh al-Sunnah, 1: 262).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
bacaan shalat doa iftitah shalat rasulullah saw rukun shalat
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya