Tere Liye Ajak Pondok Pesantren Jadi Tuan Rumah Literasi
Muhajirin
Senin, 13 September 2021 - 15:29 WIB
Ilustrasi literasi.Foto:Langit7.id/iStock
Darwis atau akrab dikenal sebagai Tere Liye membuka kesempatan khusus untuk pondok pesantren di Jawa Barat, Banten, dan Jakarta menjadi tuan rumah acara literasi. Program tersebut merupakan salah satu cara menumbuhkan minat literasi bagi generasi penerus bangsa.
Menurutnya,acaratersebut diadakan secara gratis. Setiap pesantren yang bekerja sama tidak perlu memikirkan besaran biaya mendatangkan penulis sehebat Tere Liye.Meski begitu, Tere Liye mendahulukan pesantren-pesantren yang sudah melakukan vaksin memiliki protokol kesehatan yang baik.
Baca Juga:Untuk Lahirkan Pemimpin Berkualitas, Pendidikan Harus Seimbangkan Aspek Jasmani dan Rohani
"Jangan ragu-ragu mengajukan sekolah kalian. Minta guru atau kepala sekolah mengirimkan suratnya. Acara bisa diadakan di hari libur pekan sekolah agar tidak mengganggu proses belajar," tulis akun @tereliyetwitter, dikutip Senin (13/9/2021).
"Program ini bagian dari rangkaian workshop gratis seluruh Indonesia, tapi lebih spesifik targetnya (Jawa Barat - Banten - Jakarta). Jika sekolah kalian di luar lokasi ini, tetap bisa mengajukan, tapi nanti seleksinya di luar program ini," tulisnya melanjutkan.
Pihak Tere Liye hanya menetapkan syarat,sebagai berikut:
1. Pondok Pesantren yang murid-muridnya tinggal di komplek asrama.
Menurutnya,acaratersebut diadakan secara gratis. Setiap pesantren yang bekerja sama tidak perlu memikirkan besaran biaya mendatangkan penulis sehebat Tere Liye.Meski begitu, Tere Liye mendahulukan pesantren-pesantren yang sudah melakukan vaksin memiliki protokol kesehatan yang baik.
Baca Juga:Untuk Lahirkan Pemimpin Berkualitas, Pendidikan Harus Seimbangkan Aspek Jasmani dan Rohani
"Jangan ragu-ragu mengajukan sekolah kalian. Minta guru atau kepala sekolah mengirimkan suratnya. Acara bisa diadakan di hari libur pekan sekolah agar tidak mengganggu proses belajar," tulis akun @tereliyetwitter, dikutip Senin (13/9/2021).
"Program ini bagian dari rangkaian workshop gratis seluruh Indonesia, tapi lebih spesifik targetnya (Jawa Barat - Banten - Jakarta). Jika sekolah kalian di luar lokasi ini, tetap bisa mengajukan, tapi nanti seleksinya di luar program ini," tulisnya melanjutkan.
Pihak Tere Liye hanya menetapkan syarat,sebagai berikut:
1. Pondok Pesantren yang murid-muridnya tinggal di komplek asrama.