Yusril Ihza Mahendra Siap Pimpin Kemenko Hukum dan HAM di Era Prabowo
Tim langit 7
Senin, 14 Oktober 2024 - 18:05 WIB
Yusril Ihza Mahendra Siap Pimpin Kemenko Hukum dan HAM di Era Prabowo
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Dalam perkembangan terbaru di panggung politik Indonesia, mantan Menteri Hukum dan HAM periode 2001-2004, Yusril Ihza Mahendra, dikabarkan akan mengambil peran penting dalam kabinet pemerintahan mendatang. Pertemuan singkat namun signifikan dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto di kediamannya di Jakarta Selatan menjadi sorotan utama.
Yusril, yang dikenal sebagai pakar hukum tata negara, mengungkapkan bahwa ia telah ditugaskan untuk memimpin Kementerian Koordinator (Kemenko) Hukum dan HAM, sebuah lembaga baru hasil pemisahan dari Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam).
Baca juga: Kejutan Kabinet Prabowo, Abdul Mu'ti Jadi Menteri Pendidikan
"Presiden terpilih Prabowo memberikan kepercayaan kepada saya untuk menangani bidang yang memang menjadi keahlian saya," ujar Yusrildi Jakarta, Senin (14/10/2024).
Pertemuan yang berlangsung kurang dari tiga menit itu diwarnai nostalgia, mengingat hubungan lama antara kedua tokoh yang telah terjalin selama puluhan tahun. "Kami sudah saling mengenal sejak lama, jadi tidak perlu banyak basa-basi," tambah Yusril.
Dalam strukturnya yang baru, Kemenko Hukum dan HAM akan mengkoordinasikan berbagai lembaga terkait, termasuk imigrasi dan lembaga pemasyarakatan yang sebelumnya berada di bawah Kementerian Hukum dan HAM. Yusril menekankan bahwa kementerian barunya akan fokus pada penguatan sistem hukum dan perlindungan hak asasi manusia di Indonesia.
Baca juga: Geger Politik, Gerindra Konfirmasi Pertemuan Rahasia Prabowo dengan Calon Menteri
Yusril, yang dikenal sebagai pakar hukum tata negara, mengungkapkan bahwa ia telah ditugaskan untuk memimpin Kementerian Koordinator (Kemenko) Hukum dan HAM, sebuah lembaga baru hasil pemisahan dari Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam).
Baca juga: Kejutan Kabinet Prabowo, Abdul Mu'ti Jadi Menteri Pendidikan
"Presiden terpilih Prabowo memberikan kepercayaan kepada saya untuk menangani bidang yang memang menjadi keahlian saya," ujar Yusrildi Jakarta, Senin (14/10/2024).
Pertemuan yang berlangsung kurang dari tiga menit itu diwarnai nostalgia, mengingat hubungan lama antara kedua tokoh yang telah terjalin selama puluhan tahun. "Kami sudah saling mengenal sejak lama, jadi tidak perlu banyak basa-basi," tambah Yusril.
Dalam strukturnya yang baru, Kemenko Hukum dan HAM akan mengkoordinasikan berbagai lembaga terkait, termasuk imigrasi dan lembaga pemasyarakatan yang sebelumnya berada di bawah Kementerian Hukum dan HAM. Yusril menekankan bahwa kementerian barunya akan fokus pada penguatan sistem hukum dan perlindungan hak asasi manusia di Indonesia.
Baca juga: Geger Politik, Gerindra Konfirmasi Pertemuan Rahasia Prabowo dengan Calon Menteri