Mantan Jurnalis Alih Profesi, Kini Sukses Beternak Burung Puyuh Skala Rumahan
Mahmuda attar hussein
Selasa, 14 September 2021 - 12:00 WIB
Ilustrasi beternak burung puyuh. Foto: Langit7/Istock
Telur puyuh memiliki banyak manfaat, seperti pembentukan massa otot, menurunkan risiko pada tekanan darah, baik untuk kesehatan mata, dan masih banyak manfaat lain yang bisa didapatkan bagi pengonsumsinya.
Di pasaran, kebutuhan telur puyuh cukup bersaing dengan jenis telur konsumsi lainnya. Bisnis telur puyuh menjanjikan karena tingkat permintaan tinggi.
Melihat adanya manfaat dan kebutuhan pasar yang cukup baik, muslim asal Bekasi, Komarul Iman mulai mengambil peluang tersebut. Ia memutuskan untuk menjadi peternak burung puyuh skala rumahan.
Baca juga:Bisnis Menjanjikan, Muslim Ini Raih Omzet Rp45 Juta per Panen dari Budi Daya Gurami
Selain hasil panennya yang cukup diminati, keputusannya untuk menjadi peternak telur puyuh karena lebih mudah dalam segi perawatan. Burung yang didominasi dengan warna cokelat dan banyak menghabiskan waktu di tanah ini juga tidak membutuhkan kandang ternak yang besar.
Dengan kandang ternak yang terbuat dari kotak kayu seukuran kardus air mineral, burung puyuh sudah bisa berproduksi. Kemudahan itulah yang akhirnya membuat Iman tertarik merintis usahanya.
Iman mulai merintis usahanya sejak tiga tahun lalu, tepatnya pada 2018. Namun, saat itu usahanya harus terhenti karena ia masih bekerja di salah satu media cetak, sebagai fotografer jurnalistik.
Di pasaran, kebutuhan telur puyuh cukup bersaing dengan jenis telur konsumsi lainnya. Bisnis telur puyuh menjanjikan karena tingkat permintaan tinggi.
Melihat adanya manfaat dan kebutuhan pasar yang cukup baik, muslim asal Bekasi, Komarul Iman mulai mengambil peluang tersebut. Ia memutuskan untuk menjadi peternak burung puyuh skala rumahan.
Baca juga:Bisnis Menjanjikan, Muslim Ini Raih Omzet Rp45 Juta per Panen dari Budi Daya Gurami
Selain hasil panennya yang cukup diminati, keputusannya untuk menjadi peternak telur puyuh karena lebih mudah dalam segi perawatan. Burung yang didominasi dengan warna cokelat dan banyak menghabiskan waktu di tanah ini juga tidak membutuhkan kandang ternak yang besar.
Dengan kandang ternak yang terbuat dari kotak kayu seukuran kardus air mineral, burung puyuh sudah bisa berproduksi. Kemudahan itulah yang akhirnya membuat Iman tertarik merintis usahanya.
Iman mulai merintis usahanya sejak tiga tahun lalu, tepatnya pada 2018. Namun, saat itu usahanya harus terhenti karena ia masih bekerja di salah satu media cetak, sebagai fotografer jurnalistik.