home edukasi & pesantren

Menag Punya Gagasan Besar: Ajak Ulama dan Cendekiawan Internasional Susun Fikih Kontemporer

Kamis, 21 November 2024 - 13:27 WIB
Menag Punya Gagasan Besar: Ajak Ulama dan Cendekiawan Internasional Susun Fikih Kontemporer
LANGIT7.ID-Jakarta;Menteri Agama (Menag) Prof Dr. Nasaruddin Umar memiliki gagasan besar. Imam besar Masjid Istiqlal ini mengajak para delegasi Shariah International Forum (SHARIF) 2024 untuk menyusun fikih kontemporer yang relevan dengan dinamika dan kebutuhan masyarakat modern. Hal ini disampaikan Menag saat membuka Forum SHARIF 2024, sebuah pertemuan ulama, cendekiawan, dan pemimpin agama Islam internasional yang digelar di Jakarta, Rabu (20/11/2024).

“Mari kita merumuskan, membuat buku baru tentang syariah Islam yang kontemporer sesuai perkembangan zaman. bahasa syariah itu harus kompatibel tanpa harus mengurangi substansi ajaran syariah. Dengan demikian syariah akan semakin jaya di permukaan bumi ini,” ungkap Menag.

Baca juga: Menag Prof Nasaruddin Menyapa Umat Konghucu Demi Prinsip Kesetaraan

Menag juga menekankan pentingnya fikih yang tidak hanya berpijak pada teks klasik, tetapi juga mampu menjawab tantangan zaman. “Islam adalah agama yang rahmatan lil ‘alamin, dan fikih adalah alat untuk mewujudkan rahmat itu. Oleh karena itu, fikih harus terus diperbarui sesuai dengan konteks sosial, budaya, dan teknologi yang berkembang,” ujarnya.

Menag juga menyebutkan sejumlah isu kontemporer yang membutuhkan pembahasan mendalam, seperti ekonomi digital berbasis syariah, hingga persoalan produk halal.

Menurutnya, istilah syariah saat ini tidak hanya yang berkaitan dengan keislaman saja, tapi sudah muncul istilah halal ‘halal food’ dan gaya hidup halal di berbagai negara dalam 10 tahun terakhir. “Berbicara syariah saat ini tidak lagi tentang agama Islam, tapi suatu tren baru untuk keadilan ekonomi di masa akan datang,” imbuhnya.

Menurutnya, tanggung jawab seorang ulama dan pemikir Islam adalah memberi panduan kepada umat. "Jangan sampai umat Islam tertinggal dalam memahami dan menyikapi perkembangan global,” tambahnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya