home wirausaha syariah

Tinjau Pasar Prawirotaman, Mendag Budi: Jelang Nataru, Harga Bapok Stabil dan Pasokan Terjaga

Senin, 25 November 2024 - 22:55 WIB
Tinjau Pasar Prawirotaman, Mendag Budi: Jelang Nataru, Harga Bapok Stabil dan Pasokan Terjaga
LANGIT7.ID-, Yogyakarta- - Menteri Perdagangan Budi Santoso optimistis harga barang kebutuhan pokok (bapok) stabil dan pasokan terjaga jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Sejumlah harga bapok seperti telur, beras, daging sapi, dan daging ayam terpantau stabil dan sesuai harga acuan.

Penegasan ini disampaikan Mendag Budi usai memantau Pasar Prawirotaman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, hari ini, Senin (25/11). Turut mendampingi Mendag Budi, yaitu Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan Rusmin Amin dan Inspektur Jenderal Kemendag Komjen. Pol. Putu Jayan Danu Putra.

“Kita hari ini mengecek harga-harga kebutuhan pokok menjelang Nataru. Sejumlah bapok harganya stabil dan tidak ada kenaikan, seperti telur, beras, daging sapi, dan daging ayam. Komoditas cabai malah turun harga,” kata Mendag Budi dalam keterangan resmi, Senin (25/11/2024).

Baca juga: Rugikan Masyarakat Sebesar Rp1,4 Miliar Per Tahun, Mendag Budi Santoso Segel Mesin Pompa SPBU di Sleman

Berdasarkan pantauan di Pasar Prawirotaman, komoditas bapok yang harganya terpantau stabil, yaitu beras medium Rp13.500/kg, beras premium Rp14.000/kg, beras SPHP Bulog Rp12.500/kg, gula pasir Rp17.000/kg, MINYAKITA Rp16.000/liter, minyak goreng kemasan premium Rp18.500— 19.500/liter, minyak goreng curah Rp18.600/liter, tepung terigu kemasan premium Rp11.000/kg. Selanjutnya, daging sapi Rp135.000/kg, daging ayam ras Rp34.000/kg, telur ayam ras Rp26.000/kg, cabai merah keriting Rp17.000/kg, cabai rawit merah Rp24.000/kg, bawang merah Rp45.000/kg, bawang putih kating Rp42.000/kg, dan bawang putih honan Rp35.000/kg.

Mendag Budi menilai, harga bapok akan terus stabil hingga perayaan Natal 2024 dan setelahnya. “Harga bapok diperkirakan akan stabil sampai Natal dan momen-momen setelahnya,” tambah Mendag Budi.

Baca juga: Di UGM, Mendag Beberkan Strategi Besar Transformasi UMKM Indonesia ke Pasar Global
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya