home global news

Pria Muslim di Johor Malaysia Wajib Setop Aktivitas selama Waktu Shalat Jumat

Kamis, 28 November 2024 - 16:11 WIB
Pemerintah Johor, Malaysia menerapkan aturan wajib bagi karyawan pria muslim untuk menghentikan kegiatannya selama waktu shalat Jumat. Foto: Pexel/muhammadhafizh.
Seluruh karyawan pria muslim, baik di sektor publik dan swasta, diJohor, Malaysia diwajibkan menghentikan sementara aktivitas di tempat usaha selama waktu shalat Jumat.

Ketua Komite Urusan Agama Islam Johor Mohd Fared Mohd Khalid mengatakan aturan ini untuk memastikan semua pria Muslim memenuhi kewajibannya mendirikan shalat Jumat.

Baca juga: Pelatih Prancis Patrice Beaumelle Masuk Islam, Ucap Syahadat Usai Shalat Jumat

“Yang wajib menghentikan kegiatan usaha adalah laki-laki Muslim; mereka tidak boleh berdagang, bekerja atau terus makan selama waktu salat. Namun pengecualian diberikan kepada non-Muslim dan wanita Muslim," kata Mohd Fared, dikutip dari Bernama, Kamis (28/11/2024).

“Departemen Agama Islam Johor (JAINJ) akan melakukan penegakan hukum untuk memastikan semua pria Muslim di Johor menghadiri salat Jumat,” tambahnya.

Menteri Besar Datuk Onn Hafiz Ghazi, saat memaparkan Anggaran Johor 2025, mengumumkan bahwa pemerintah negara bagian akan memperpanjang waktu istirahat makan siang hari Jumat untuk sektor publik dan swasta menjadi dua jam mulai tanggal 1 Januari, dibandingkan dengan saat ini yang hanya satu jam 30 menit.

Sementara itu, terkait penyesuaian hari libur akhir pekan yang akan digeser menjadi Sabtu dan Ahad mulai 1 Januari, Mohd Fared mengatakan pemerintah negara bagian terbuka terhadap masukan dari orang tua mengenai seragam sekolah untuk pelajaran agama pada hari Jumat.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya