home global news

Somalia Bawa Isu Kemanusiaan Gaza dalam Debut di DK PBB

Ahad, 05 Januari 2025 - 09:35 WIB
Duta Besar Somalia untuk PBB, Abukar Dahir Osman Baale (Foto: Istimewa)
LANGIT7.ID-Jakarta; Somalia menyuarakan keprihatinan mendalam tentang krisis kemanusiaan di Gaza saat menghadiri sidang perdana Dewan Keamanan PBB (DK PBB) sebagai Anggota Tidak Tetap, Jumat (5/1/2024). Mereka secara tegas meminta Israel menghentikan perang dan membuka akses bantuan untuk warga Palestina.

Duta Besar Somalia untuk PBB, Abukar Dahir Osman "Baale", menyampaikan pandangan negaranya dalam pertemuan yang membahas situasi di Gaza dan kawasan Timur Tengah. Pertemuan ini juga dihadiri Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Volker Turk.

"Kami sangat prihatin melihat penderitaan rakyat Palestina yang sudah berlangsung lebih dari 14 bulan," ungkap Abukar dalam pidatonya. Dia menekankan bahwa Israel, sebagai pihak yang menduduki wilayah Palestina, memiliki tanggung jawab moral untuk menjamin keselamatan warga sipil.

Baca juga: Konflik Israel-Palestina Memanas, Sanksi Ekonomi Picu Ketegangan Baru



Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang disampaikan Somalia menunjukkan fakta mengejutkan. Sebanyak 94 persen fasilitas kesehatan di Gaza rusak atau hancur akibat serangan Israel. Kini hanya 17 dari 36 rumah sakit yang masih bisa beroperasi.

Keadaan semakin memburuk karena warga Gaza kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, tempat berlindung, dan obat-obatan. Blokade yang dilakukan Israel membuat bantuan sulit masuk ke wilayah tersebut.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya