Babe Haikal Optimistis Industri Halal Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Esti setiyowati
Jum'at, 10 Januari 2025 - 15:03 WIB
Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hassan optimistis industri halal dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi 8 persen. Foto: BPJPH.
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan optimistis bahwa industri halal akan menjadi salah satu pilar utama dalam mendongkrak pencapaian target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen sebagaimana dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
"Dengan potensi besar ekosistem halal kita, saya optimis industri halal kita akan berperan penting dalam memacu pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen pada tahun 2028-2029 mendatang,” ungkap Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan di Jakarta, dikutip Jumat (10/1/2024).
Baca juga: Industri Halal dan Keuangan Syariah Jadi Fokus MUI Tingkatkan Ekonomi Rakyat 2025
Berdasarkan Indonesia Halal Markets Report 2021/2022, lanjut Haikal, ekonomi halal dapat meningkatkan produk domestik bruto (PDB) Indonesia sebesar 5,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp72,9 triliun per tahun melalui peluang ekspor dan investasi.
"Selain itu, Indonesia juga merupakan pasar konsumen halal terbesar di dunia dengan sekitar 230 juta penduduk muslim," tambah pria yang akrab disapa Babe Haikal ini.
Lebih lanjut, Babe Haikal mengatakan, BPJPH terus berupaya memperkuat ekosistem industri halal, salah satunya melalui program mandatory sertifikasi halal dari hulu hingga ke hilir.
Sejumlah upaya strategis dilakukan termasuk melalui penguatan regulasi, edukasi, sosialisasi, fasilitasi, inovasi teknologi informasi dan digitalisasi, hingga penguatan sinergi dan kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan halal terkait.
"Dengan potensi besar ekosistem halal kita, saya optimis industri halal kita akan berperan penting dalam memacu pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen pada tahun 2028-2029 mendatang,” ungkap Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan di Jakarta, dikutip Jumat (10/1/2024).
Baca juga: Industri Halal dan Keuangan Syariah Jadi Fokus MUI Tingkatkan Ekonomi Rakyat 2025
Berdasarkan Indonesia Halal Markets Report 2021/2022, lanjut Haikal, ekonomi halal dapat meningkatkan produk domestik bruto (PDB) Indonesia sebesar 5,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp72,9 triliun per tahun melalui peluang ekspor dan investasi.
"Selain itu, Indonesia juga merupakan pasar konsumen halal terbesar di dunia dengan sekitar 230 juta penduduk muslim," tambah pria yang akrab disapa Babe Haikal ini.
Lebih lanjut, Babe Haikal mengatakan, BPJPH terus berupaya memperkuat ekosistem industri halal, salah satunya melalui program mandatory sertifikasi halal dari hulu hingga ke hilir.
Sejumlah upaya strategis dilakukan termasuk melalui penguatan regulasi, edukasi, sosialisasi, fasilitasi, inovasi teknologi informasi dan digitalisasi, hingga penguatan sinergi dan kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan halal terkait.