home edukasi & pesantren

Benarkah Rasulullah SAW Melihat Allah saat Mikraj? Begini Penjelasan Gus Baha

Jum'at, 17 Januari 2025 - 05:15 WIB
Pendapat istri Nabi SAW ini berbeda dengan ulama ahlusunnah yang meyakini bahwa Rasulullah SAW bertemu dan melihat Allah Taala ketika Mikraj. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID--Gus Baha mencoba memaparkan argumentasi mengapa Siti Aisyah mengingkari bahwa Nabi Muhammad bertemu Allah Taala ketika Mikraj. Pendapat istri Nabi SAW ini berbeda dengan ulama ahlusunnah yang meyakini bahwa Rasulullah SAW bertemu dan melihat Allah Ta'ala ketika Mikraj.

"Orang yang ingkar Mikraj adalah Siti Aisyah," ujar kiai yang bernama lengkap KH Ahmad Bahaudin Nursalim ini, sebagaimana yang disiarkan kanal Kalam di laman YouTube.

Gus Baha menjelaskan, Siti Aisyah adalah istri Nabi dan pendokumentasi hadis. "Beliau adalah ulama besar," tegasnya.

Hanya saja, ada satu fatwa beliau yang tidak diikuti ulama seluruh dunia. Beliau menyakini tidak terjadi mikraj. "Mikraj itu bahasa mubalig. Yang ada adalah isra saja," jelas Gus Baha.

Menurut keyakinan Aisyah, Nabi itu hanya isra. Sedangkan keyakinan ulama sedunia, Nabi juga mengalami mikraj dan berdialog langsung dengan Allah SWT. Nabi sempat melihat Allah di Sidratul Munaha. Muslim meriwayatkan bahwa Aisyah berkata pada murid kesayangannya:

من زعم أن محمدًا رأى ربه فقد أعظم الفرية على الله

“Siapa yang meyakini bahwa Muhammad pernah melihat Tuhannya, berarti dia telah membuat kedustaan yang besar atas nama Allah.” (HR Bukhari 4855, Muslim no. 428, Turmudzi 3068, dan yang lainnya).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya