Isra Mikraj: Ketika Jibril Membelah Bagian Tenggorokan sampai Ulu Hati Nabi Muhammad SAW
Miftah yusufpati
Rabu, 22 Januari 2025 - 05:45 WIB
Di antara perawi ada yang menganggap peristiwa ini terjadi di saat Nabi SAW sedang tidur. Ilustrasi: Suara Muhammadiyah
LANGIT7.ID--Sebelum Rasulullah SAW diperjalankan dalam Isra dan Mikraj, Jibril membelah bagian antara tenggorokan sampai bagian ulu hati beliau. Bukan itu saja, Jibril lalu mencuci isi dada dan perut beliau dengan memakai air zamzam.
Demikian bunyi hadis dari Anas bin Malik ra. Saat menafsirkan Surat Al-Isra ayat 1, Ibnu Katsir menukil sejumlah hadis antara lain hadis dari Anas bin Malik yang menceritakan kisah Isra dan Mikraj. Allah SWT berfirman:
{سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الأقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا إِنَّه هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ (1) }
Mahasuci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda, (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS Al-Isra : 1)
Menurut Quraish Shihab, Ibnu Katsir menukil hadis riwayat sahabat Anas ibnu Malik ra. Beliau menceritakan bahwa malam hari yang ketika itu Rasulullah SAW mengalami Isra dari Masjid Kakbah (Masjidil Haram).
Baca juga: Isra Mikraj Nabi Muhammad: Kisah Sufi Sultan Menjadi Orang Buangan
Disebutkan bahwa ada tiga orang datang kepadanya sebelum ia menerima wahyu, saat itu ia (Nabi SAW) sedang tidur di Masjidil Haram.
Demikian bunyi hadis dari Anas bin Malik ra. Saat menafsirkan Surat Al-Isra ayat 1, Ibnu Katsir menukil sejumlah hadis antara lain hadis dari Anas bin Malik yang menceritakan kisah Isra dan Mikraj. Allah SWT berfirman:
{سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الأقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا إِنَّه هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ (1) }
Mahasuci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda, (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS Al-Isra : 1)
Menurut Quraish Shihab, Ibnu Katsir menukil hadis riwayat sahabat Anas ibnu Malik ra. Beliau menceritakan bahwa malam hari yang ketika itu Rasulullah SAW mengalami Isra dari Masjid Kakbah (Masjidil Haram).
Baca juga: Isra Mikraj Nabi Muhammad: Kisah Sufi Sultan Menjadi Orang Buangan
Disebutkan bahwa ada tiga orang datang kepadanya sebelum ia menerima wahyu, saat itu ia (Nabi SAW) sedang tidur di Masjidil Haram.