home masjid

Kisah Tabiin Abu Al-Aliyah: Menolak Dibius saat Kakinya Diamputasi, Pilih Dibacakan Al-Quran

Jum'at, 24 Januari 2025 - 04:45 WIB
Sejarah hidup Abu Al-Aliyah penuh dengan sikap teladan dan kemuliaan. Ilustrasi: AI
LANGIT7.ID-- Rufai bin Mihraan berjuluk Abu al-Aliyah adalah ulama, penghafal Al-Quran dan muhadditsin (ahli hadis). Beliau termasuk tabi’in yang paling tahu tentang Kitabullah, paling paham terhadap hadis Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, paling banyak kadar pemahamannya terhadap Al-Quran al-Aziz dan paling mendalami maksud dan rahasia yang terkandung di dalamnya.

Buku “Mereka adalah Para Tabi’in” karya Dr Abdurrahman Ra’at Basya mengungkap sejarah hidup Abu Al-‘Aliyah penuh dengan sikap teladan dan kemuliaan, melimpah dengan nasihat dan pelajaran yang berharga.

Rufai bin Mihraan lahir di Persia. Di negeri itu pula beliau tumbuh besar. Ketika kaum muslimin masuk ke negeri Persia untuk mengeluarkan penduduknya dari kegelapan menuju cahaya, Rufai termasuk salah satu pemuda yang jatuh ke tangan kaum muslimin yang penyayang, lalu dibawa ke pangkuan mereka yang sarat dengan kebaikan dan kemuliaan.

Kemudian beberapa saat dia dan juga yang lain memperhatikan keluhuran Islam, lalu membandingkan dengan apa yang mereka anut sebagai penyembah berhala, akhirnya mereka masuk ke dalam agama Allah dengan berbondong-bondong.

Kemudian mereka mulai mempelajari Kitabullah, mereka pun haus akan hadis-hadis Rasulullah SAW.

Baca juga: Kisah Tabiin Al-Qasim Cucu Abu Bakar Shiddiq: Di Bawah Asuhan Siti Aisyah

Menjadi Tawanan Mujahidin

Tawanan Rufai bercerita tentang apa yang beliau alami:
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya