Di Masa Permulaan Kenabian Muhammad SAW Tidak Terdapat Kecaman kepada Penyembahan Berhala
Miftah yusufpati
Senin, 27 Januari 2025 - 16:45 WIB
Djohan Effendi. Foto: Ist
LANGIT7.ID-Teologi al-Qur'an tidak sekadar terbatas pada aspek kepercayaan saja. Ia sangat terkait dengan hal-hal yang sangat praktis. Kebertauhidan tidak hanya menyangkut kepercayaan kita terhadap Tuhan Yang Maha Esa tetapi juga menyangkut pandangan dan sikap kita terhadap manusia, benda dan lembaga.
"Hubungan manusia dengan benda, baik pandangan maupun sikapnya, mendapat sorotan yang sangat tajam dalam al-Qur'an. Khususnya berkaitan dengan kekayaan," ujar Djohan Effendi (1939-2017) dalam buku berjudul "Kontekstualisasi Doktrin Islam Dalam Sejarah".
Suatu hal yang sangat menggoda untuk direnungkan, kata Djohan, justru pada surat-surat atau ayat-ayat yang diwahyukan di masa-masa permulaan kenabian Muhammad SAW tidak terdapat kecaman terhadap penyembahan berhala.
Menurut Djohan, yang ada malah kecaman terhadap keserakahan dan ketidakpedulian sosial.
Djohan Effendi lalu menjelaskan tentang periodesasi turunnya al-Quran. Seperti kita ketahui masa turunnya al-Qur'an dibagi dalam dua priode: periode Makkah (610-622 M.) dan periode Madinah (622-632 M.).
Periode Makkah sendiri juga dibagi dalam tiga tahap, tahap Makkah awal (610-615 M.), tahap Makkah pertengahan (616-617) dan tahap Makkah akhir (618-622 M).
"Hubungan manusia dengan benda, baik pandangan maupun sikapnya, mendapat sorotan yang sangat tajam dalam al-Qur'an. Khususnya berkaitan dengan kekayaan," ujar Djohan Effendi (1939-2017) dalam buku berjudul "Kontekstualisasi Doktrin Islam Dalam Sejarah".
Suatu hal yang sangat menggoda untuk direnungkan, kata Djohan, justru pada surat-surat atau ayat-ayat yang diwahyukan di masa-masa permulaan kenabian Muhammad SAW tidak terdapat kecaman terhadap penyembahan berhala.
Menurut Djohan, yang ada malah kecaman terhadap keserakahan dan ketidakpedulian sosial.
Djohan Effendi lalu menjelaskan tentang periodesasi turunnya al-Quran. Seperti kita ketahui masa turunnya al-Qur'an dibagi dalam dua priode: periode Makkah (610-622 M.) dan periode Madinah (622-632 M.).
Periode Makkah sendiri juga dibagi dalam tiga tahap, tahap Makkah awal (610-615 M.), tahap Makkah pertengahan (616-617) dan tahap Makkah akhir (618-622 M).